Breaking News:

Wabah Corona

Tsunami Covid-19 Terjadi di India, Sejumlah Negara Berlakukan Ini

Peningkatan yang sangat tajam kasus Covid-19 terjadi di negara India. Sejumlah negara memberlakukan pembatasan sangat ketat dengan India.

Editor: M.Risman Noor
AFP/NARINDER NANU
Warga berkumpul di sekitar lokasi insiden kereta api yang menabrak kerumunan pengunjung festival Dussehra di Kota Amritsar, India, pada Jumat (19/10/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID – Peningkatan yang sangat tajam kasus Covid-19 terjadi di negara India.

Tsunami Covid-19 yang terjadi di India ini menjadikan sejumlah negara memberlakukan pembatasan sangat ketat dengan India.

Data terbaru, India melaporkan lebih dari 300.000 kasus baru infeksi positif virus corona dalam beberapa hari terakhir.

Lonjakan kasus tersebut diperkirakan akibat adanya varian baru virus corona B1617 yang dijuluki sebagai ‘mutan ganda’.

Baca juga: Wabah Corona Kalsel, Pelaku Pariwisata di Banjarmasin Berharap Ikut Divaksin Covid-19

Baca juga: Update Covid-19 Banjarbaru : Positif Bertambah 7, Sembuh 58 Kasus

Melansir dari Straits Times, julukan mutan ganda tersebut karena adanya dua mutasi kunci pada protein lonjakan virus yang dipakai mengikat sel lebih efektif dalam menyebabkan infeksi.

Masyarakat Banjarmasin melakukan registrasi vaksinasi Covid-19 yang digelar Polda Kalsel di Polsek Banjarmasin Tengah
Masyarakat Banjarmasin melakukan registrasi vaksinasi Covid-19 yang digelar Polda Kalsel di Polsek Banjarmasin Tengah (humas polda kalsel)

Kedua mutasi virus ini adalah L452R yang memperluas transmisi virus dan mengurangi kemanjuran antibodi serta mutasi E484Q yang memberi virus peningkatan sifat pengikatan sel dan penghindaran kekebalan.

Berikut ini sejumlah negara yang melakukan pembatasan dengan India:

1. Amerika Serikat

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di Amerika Serikat telah menempatkan India di antara negara-negara “level 4” yang berarti memiliki tingkat kasus Covid-19 sangat tinggi.

Melansir dari laman resminya, CDC juga menyarankan seluruh wisatawan untuk menghindari semua perjalanan ke India.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved