Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

ASN  Longgar Mencoblos, Pemko Banjarmasin Optimistis Partisipasi Pemilih Meningkat saat PSU

Pilkada Kalsel 2020, Demi menyukseskan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada (Pilwali) Banjarmasin 2020 yang akan dilaksanakan Rabu (28/4/2021), Pemko

Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon
Penjabat Wali Kota Banjarmasin, Akhmad Fydayeen. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pilkada Kalsel 2020, Demi menyukseskan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada (Pilwali) Banjarmasin 2020 yang akan dilaksanakan Rabu (28/4/2021), Pemko Banjarmasin pun akan memberikan kelonggaran kepada Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kelonggaran diberikan khususnya bagi ASN di tiga kelurahan yang akan dilaksanakan PSU yakni Kelurahan Mantuil, Kelurahan Murung Raya dan juga Kelurahan Basirih Selatan.

Adapun kelonggaran yang dimaksud, ASN di tiga kelurahan ini diberi kesempatan untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan menyalurkan hak suaranya.

Hal ini pun ditegaskan oleh Penjabat Wali Kota Banjarmasin Akhmad Fydayeen SH MH yang memastikan akan mengeluarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota yang isinya memberikan kelonggaran waktu kepada ASN untuk mencoblos.

Baca juga: VIDEO Persiapan Polresta Banjarmasin dan Tim Gabungan Amankan PSU Pilkada Banjarmasin

Baca juga: Pilkada Kalsel 2020, PSU Binuang, KPU Tapin Gelar Verifikasi Pemenuhan Syarat Anggota PPS

Baca juga: Pilkada Kalsel 2020, PSU Pilwali, Pemko Banjarmasin Beri Dispensasi untuk ASN di 3 Kelurahan

Baca juga: Polresta Banjarmasin dan Tim Gabungan Lakukan Persiapan Amankan PSU Pilwali Kota Banjarmasin

"Untuk PNS yang memiliki hak pilih ditiga Kelurahan itu kami berikan kelonggaran waktu kerja. Nanti kita terbitkan Surat Edaran," ujar Fydayeen.

Tidak hanya untuk ASN saja, Dayeen pun berharap hal ini pun juga diikuti oleh karyawan swasta.

"Kami sudah koordinasikan dengan Dinas Tenaga Kerja agar karyawan swasta diberikan kemudahan dan kelonggaran waktu kerja sehingga dapat menyalurkan hak pilihnya saat PSU nanti," katanya.

Ditambahkan Dayeen, berbagai upaya mendongkrak partisipasi pemilih pada PSU nanti sudah dilakukan oleh Pemko Banjarmasin. Salah satunya adalah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, tokoh masyarakat, Ketua RT, agar kembali menyampaikan kepada warga bahwa akan digelar PSU di tiga kelurahan tadi.

Tak heran karenanya Dayeen pun optimistis upaya yang sudah dilakukan tersebut bisa membuahkan hasil, yakni partisipasi pemilih akan terdongkrak.

"Kami optimis warga sudah mengetahui dan turun ke TPS menyalurkan hak pilihnya. Sejumlah spanduk juga sudah terpasang sebagai bentuk sosialisasi dan meningkatkan partisipasi pemilih PSU nanti," ungkapnya.

Sebelumya, Anggota DPRD Banjarmasin Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) yakni Afrizaldi berharap PSU nanti dipergunakan sebaik-baiknya oleh masyarakat menyalurkan hak pilihnya.

"Pemerintah sudah memberikan kelonggaran waktu baik ASN dan swasta. Kami berharap bisa dipergunakan menyalurkan hak pilih dan datang ke TPS agar partisipasi warga meningkat," katanya.

Meski begitu, Rizal sapaan akrabnya sebenarnya berharap Pemko Banjarmasin mengeluarkan kebijakan libur total bagi warga di Banjarmasin, karena PSU merupakan rangkaian tak terpisahkan dengan Pilwali 9 Desember 2020.

"Mengapa saya berharap diliburkan saja agar tidak terjadi kerumunan di TPS. Warga bisa mengatur waktu datang ke TPS. Ini juga harus diperhatikan pemerintah agar protokol kesehatan tetap diterapkan," pungkasnya.(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Penulis: Frans Rumbon
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved