Breaking News:

Wisata Sungai Jingah

Wisata Kalsel, Mawarung Wadai Banjar di Wisata Kuliner di Kelurahan Sungai Jingah Banjarmasin

Wisata Kalsel,  sebelum Pandemi Covid -19, ada obyek wisata kuliner di Kelurahan Sungai Jingah yaitu Kampung Banjar.

Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Edi Nugroho
Foto Rafi untuk Banjarmasinpost.co.id
Wisata Kalsel, Suasana Mawarung Baimbai sebelum Covid -19. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN - Wisata Kalsel,  sebelum Pandemi Covid -19, ada obyek wisata kuliner di Kelurahan Sungai Jingah yaitu Kampung Banjar.

"Sungai Jingah terkenal dengan kuliner dan saya berniat mengangkatnya," kata Muhammad Rafi, Ketua Pokdarwis Kampung Banjar Sungai Jingah.

Rafi pun memulai membuka sejenis warung kecil yang tempatnya di sediakan salah satu warga RT 17 Sungai Jingah dengan jumlah pedagang 4 orang, tanggal 13 Januari 2018.

"Awalnya buka setiap seminggu sekali saja yaitu setiap Sabtu dari pukul 16.00 sampai 22.00 Wita Dan diberi nama Mawarung Baimbai," tegasnya yang artinya ke warung bersama-sama sambil ngobrol dan nikmati kuliner tersebut.

Baca juga: Wisata Kalsel, Inilah Dua Wadai Khasnya Wisata Sungai Jingah Banjarmasin

Baca juga: Wisata Kalsel, Masjid Terapung Dilengkapi Permainan Lighting Lampu di Kawasan Wisata Sungai Jingah

Baca juga: Wisata Kalsel, Makam Pendiri Sungai Jingah Ini Banyak Dikunjungi Penziarah

Baca juga: Wisata Kalsel : Buka Puasa di Amanah Borneo Park, Nikmati Syahdunya Suasana Kampung Senja

Menurut Rafi yang juga Ketua RT Sungai Jingah ini, dirinya ingin merubah kampungnya yang awalnya sepi dan tidak di ketahui orang banyak menjadi kunjungan wisata.

Akhirnya, impian itu terwujud, banyak di kunjungi masyarakat Kalsel umum, khususnya Banjarmasin," ucapnya.

Dia mengungkapkan, salah satu artis ibu kota, Laudya Cyntia Bella dan chef nasional Rudy Khairuddin pernah berkunjung dan menikmati kuliner khas banjar di mawarung baimbai. Malah Rudy mengakui kuliner khas Banjar disini sangat enak.

"Yang kami bangga dan senang, dari pernah 12 perwakilan kedutaan besar mengunjungi dan menikmati kuliner khas banjar di Mawarung Baimbai Sungai Jingah," tegasnya.

Supaya lebih berkembang lagi, Mawarung Baimbai digelar di samping Museum Wasaka Perjuangan bekerjasama dan berkaloborasi bersama Pokdarwis Wasaka Baiman.

"Kami kasih nama Mawarung Baimbai & Kuliner Wasaka," jelasnya.

Jumlah pedagang ada 26 orang dan 76 jenis kue dan kuliner Banjar. "Kami merambah dan pindah ke Museum Wasaka karena di daerah itu selain strategis tempatnya dan juga kami ingin mengenalkam kembali museum perjuangan rakyat Kalsel Wasaka kepada khalayak," pungkasnya.

Namun, lanjut Rafi, kondisi corona, untuk sementara Mawarung Baimbai tutup dan bila Covid berlalu, kembali buka. (banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved