Breaking News:

Berita Kalteng

Hujan Mulai Jarang, Lahan di Kalteng Mengering dan Rawan Kebakaran

Suhu udara yang semakin panas di Kalteng, membuat kering lahan dan semak belukar yang menyebabkan rawan kebakaran lahan

banjarmasinpost.co.id/fathurahman
Petugas pemadam kebakaran lahan di Kalteng telah siaga kebakaran lahan dan hutan lengkap dengan peralatannya. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Suhu udara di Kalimantan Tengah panas menyengat, sedangkan hujan makin jarang turun mengguyur Bumi Tambun Bungai.

Lahan belukar yang mengering sangat rentan terbakar.

Pantauan di pinggiran jalan Trans Kalimantan arah Sampit- Palangkaraya, lahan semak belukar tampak mengering, hujan makin jarang mengguyur Kota Palangkaraya dalam beberapa minggu ini.

Bahkan, pada Selasa (20/4/2021) lalu, sempat terjadi kebakaran lahan kosong di jalan Viktoria, Kelurahan Bukittunggal, Kecamatan Jekanraya.

Baca juga: Wabah Corona Kalteng, Penyebaran Covid-19 Masih Tinggi, Sehari Kasus Positif Capai 119 Orang

Baca juga: Pentol, Aplikasi Berbasis Android Terobosan Polres Kotim Kalteng untuk Memudahkan Kunjungan Tahanan

Tidak diketahui penyebabnya, untung saja kebakaran berhasil dipadamkan oleh petugas.

Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK) Bukittunggal dibantu petugas Damkar bergotong-royong memadamkan api, dan kebakaran lahan tidak meluas, atas kesigapan petugas.

Camat Jekanraya, Sri Utomo, mengimbau warga agar tidak membakar lahan selama musim kemarau.

"Jangan membersihkan lahan dengan membakar, karena akan ada sanksinya," ujarnya.

Upaya pencegahan juga dilakukan pihak kepolisian Polresta Palangkaraya yang melakukan sosialisasi kepada warga agar tidak membersihkan lahan dengan cara dibakar.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved