Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Pertalite Harga Murah di Banjarmasin Cepat Habis, Warga Minta Tambah Kuota

SPBU di Pulau Laut dan di Sabilal Muhtadin di Kota Banjarmasin terpantau untuk penjualan pertalite harga khusus cepat habis.

BANJARMASINPOST.CO.ID/NURHOLIS HUDA
Spanduk yang menjelaskan SPBU di Jalan Zafri Zam-Zam, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menjual pertalite harga murah. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sepekan kebijakan penerapan pergantian premium (bensin) dengan pertalite harga lebih hemat seharga premium, yaitu Rp 6.450/liter, ternyata juga cepat habis layaknya jual premium sebelumnya.

Dari pantauan, Minggu (25/4/2021) di beberapa SPBU di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, ternyata siang sudah habis. "Yang harga khusus sudah habis," kata salah satu operator SPBU di Jalan Sutoyo S.

Bukan hanya itu, juga ada beberapa SPBU semisal di Pulau Laut dan di Sabilal Muhtadin juga terpantau untuk penjualan pertalite harga khusus cepat habis.

Ya, antusias warga untuk membeli harga pertalite khusus ini banyak dibeli warga. Hal itu karena murah sebagai pengganti premium yang biasa ada.

Baca juga: Warga Kabupaten Barito Utara Ini Tepergok Warga Curi Kabel di Tanjung Pagar Banjarmasin

Baca juga: Wabah Corona Kalsel, Vaksinasi Covid-19 di Gereja Katedral Banjarmasin Dibanjiri Lansia

Menurut warga, Rahmiyati, seharusnya diperbanyak suplainya dari pemerintah. "Ini setengah hari saja sudah habis," keluhnya.

Dari penuturan, warga pertalite harga khusus ini warnanya lebih pudar. "Warna nya lebih muda (pudar) tak sepekat warna pertalite yang industri," kta Lilik warga Banjarmasin.

Dijelaskan dia, karena dia mengecer untuk jual ke pengguna kendaraan untuk dijual eceran maka dijual tetap diharga Rp 8.000 sama seperti harga dijual premium dulu.

"Jadi kalau dua liter kami jual Rp 16.000. Ya namanya pengecer, ya ambil untunglah," kata Lilik.

Baca juga: Pilkada Kalsel 2020, PSU Pilwali Banjarmasin Tinggal Hitungan Hari, KPU Mulai Salurkan Logistik APD

Karena premium dengan harga khusus cepat habis lakunya, maka pengguna kendaraan mau tidak mau membeli atau mengisi bahan bakar kendaraannya pakai pertalite industri yang harganya lebih mahal satu liter Rp 7.850.

Halaman
12
Penulis: Nurholis Huda
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved