Breaking News:

Wabah Corona Kalsel

Wabah Corona Kalsel, Vaksinasi Covid-19 di Gereja Katedral Banjarmasin Dibanjiri Lansia

Wabah Corona Kalsel, sebanyak 350 orang yang terdiri dari Jemaat, Pastor, Suster hingga pengurus Gereja Katedral Keluarga Kudus Banjarmasin, mendapatk

Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi
Wabah Corona Kalsel, vaksinasi lansia di Gereja Katedral Keluarga Kudus Banjarmasin, Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Wabah Corona Kalsel, sebanyak 350 orang yang terdiri dari Jemaat, Pastor, Suster hingga pengurus Gereja Katedral Keluarga Kudus Banjarmasin, mendapatkan vaksin.

Vaksinasi khusus lansia tersebut dilaksanakan Minggu, (25/4/2021) di Gereja Katedral, Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin.

Dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, Pelaksanaan vaksinasi tersebut bentuk upaya pihaknya untuk mempercepat angka vaksinasi covid-19 di Kota Banjarmasin.

"Sampai saat ini persentasenya masih di angka 11,60 persen, dari target kami 55.720 orang," kata Machli.

Baca juga: Wabah Corona Kalsel, Masuk Tahap Tiga, Vaksinasi Covid-19 Terus Dilakukan di Kota Banjarbaru

Baca juga: Diskominfo Kabupaten Balangan Dukung Program Vaksinasi Covid 19, Seluruh ASN Terima Suntik Vaksin

Baca juga: VIDEO Dinkes Laksanakan Vaksinasi Covid-19 di Masjid-masjid Kota Banjarmasin

Baca juga: 215 Orang Divaksin di Hari Pertama Pekan Gebyar Vaksinasi Covid-19 di Masjid di Banjarmasin

Mahli menugkapkan kegiatan tersebut berjalan lancar, dan mendapat antusias yang baik dari peserta vaksin.

Meski berjalan lancar, namun Machli mengakui ketersediaan vaksin untuk lansia di tempat tersebut, jumlahnya lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah pendaftar.

"Sasaran kami sebenarnya seluruh lansia di Kota Banjarmasin, hanya saja vaksin ini harus dibagi-bagi, semua komunitas harus mendapat vaksin," ucap Machli.

Sementara itu, Uskup Banjarmasin, Mgr Petrus Boddeng Timang, berharap agar Dinkes Kota Banjarmasin bisa menambah kuota vaksin untuk lansia.

Sebab menurutnya antusias peserta dapat dikatakan cukup tinggi, terlihat dari jumlah pendaftar yang melebihi kuota.

"Dari target itu kan 350 orang, tapi ternyata yang mendaftar itu lebih. Ya kami berharap nantinya bisa ditambah jumlah vaksin," jelasnya.

Diketahui, vaksinasi tahap pertama tersebut utamanya menyasar lansia, Aparatur Sipil Negara (ASN), Guru atau Dosen, tokoh agama seperti Ustaz, Pastor, dan para pengurus tempat ibadah.
(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

Penulis: Muhammad Rahmadi
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved