Breaking News:

Berita Kotabaru

Kontraktor Lokal Merasa Tersisihkan, Ketua DPRD Kabupaten Kotabaru Tanggapi Begini

Ketua DPRD Kabupaten Kotabaru Syairi Mukhlis minta kontraktor lokal dan pemkab bersinergi.

BANJARMASINPOST.CO.ID/HELRIANSYAH
Ketua DPRD Kabupaten Kotabaru, Syairi Mukhlis, mengharapkan perlu ada sinergitas antara kontraktor lokal dengan Pemerintah Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Senin (26/4/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Kontraktor Lokal Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, merasa kesulitan mendapatkan proyek di lingkup pemerintah daerah setempat.

Persoalan ini mengemuka dalam rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Kabupaten Kotabaru

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis, Senin (26/4/2021), mengharapkan perlu ada sinergitas antara Kontraktor Lokal dengan pemerintah daerah. 

Menurutnya, kalau ada Kontraktor Lokal yang lebih baik, mengapa tidak dipergunakan.

Baca juga: Sekda Kotabaru Sebut Hoaks tentang Mutasi Besar-besaran Setelah Bupati Dilantik

Selain Kontraktor Lokall bisa bersaing dengan yang dari luar. "Dimaksud bersaing, tentu menyangkut peralatan. Semualah," katanya Banjarmasinpost.co.id, di sela mengikuti acara pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru secara virtual.  

Apalagi sekarang ini kegiatan melalui proses lelang dan terbuka untuk umum dan bisa diakses semua orang. 

"Untuk itulah, sebagai putra daerah, harus bisa bersaing untuk memenangkan lelang kegiatan," urainya.

Dia mengapresiasi, jika setiap kegiatan proyek bisa dimenangkan Kontraktor Lokal. Karena, akan berdampak baik terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal. 

Baca juga: Sekdakab Kotabaru Berharap Ada Sinergi Antara Bupati dan Wakil Bupati

Baca juga: Uji Kir di Dishub Kabupaten Kotabaru Terhenti, Potensi PAD Rp 350 Juta Melayang

Ia pun menepis isu, proyek hanya untuk orang di lingkaran-lingkaran tertentu. 

"Tidak juga. Sekarang lelang terbuka. Bagi siapa saja, bisa mengikuti lelang. Tinggal secara teknis, nanti ada verifikasi dan evaluasi, baik itu dokumen dan kelengkapan. Teknisnya di Unit Layanan Pengadaan atau ULP," pungkas Syairi Mukhlis.

(Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved