Breaking News:

Berita Banjarbaru

Larangan Mudik Lebaran 2021, Ponpes Al Falah Telah Liburkan Santri Sebelum Ramadan

Pondok pesantren Al Falah Banjarbaru baik putri maupun putra telah terlebih dahulu meliburkan anak asuhnya lima hari sebelum Ramadan tiba.

banjarmasinpost.co.id/khairil rahim
Ketua Umum Ponpes Al Falah Banjarbaru, KH. Nur Syahid Ramli 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan belum ada pembicaraan soal Santri Difasilitasi Mudik. 

Saat ini masih tetap pada kebijakannya yakni  larangan mudik Lebaran 2021 kepada seluruh masyarakat untuk mencegah meningkatnya kasus Covid-19 di Tanah Air.  Larangan itu diterapkan pada 6 Mei hingga 17 Mei 2021.

Terkait kebijakan itu, Pondok pesantren Al Falah Banjarbaru baik putri maupun putra telah terlebih dahulu meliburkan anak asuhnya lima hari sebelum Ramadan tiba.

"Sejak awal Ramadan santri di Alfalah terutama yang berdomisili di luar kota sudah di pulangkan," kata Ketua Umum Pondok Pesantren Al Falah Banjarbaru, Ustadz Nur Syahid Ramli.

Baca juga: Usulan Dispensasi Mudik untuk Santri Jadi Polemik, Begini Reaksi Satgas Covid-19

Baca juga: Syarat Perjalanan Mudik Lebaran 2021, Inilah Ketentuan SE Menteri yang Harus Ditaati

Baca juga: Maskapai Penerbangan Banjir Pertanyaan dari Penumpang Pasca Larangan Mudik

Ketua MUI Banjarbaru ini menambahkan untuk Alfalah putra jumlah santrinya mencapai 2.400 lebih dan separo dari jumlah santrinya adalah  berdomisili di luar daerah.

Begitu juga dengan santri putri Al Falah jumlahnya mencapai 2.000 orang dan 1.000 lebih berasal dari luar daerah.

"Jadi mereka ada yang dari Kalteng, Kaltim dan beberapa daerah lainnya semua sudah di pulangkan," kata Nur Syahid.

Nur Syahid mengaku kebijakan ini bukan semata mata karena larangan mudik yang diterapkan pemerintah tapi sudah kebijakan pengelolan Ponpes setiap datangnya bulan suci Ramadan.

"Jadi setiap Ramadan setiap tahun Ponpes Al-falah meliburkan para santrinya untuk kegiatan belajar mengajar biasanya mereka dipulangkan h - 7 atau H- 5  Ramadan," kata dia.

Baca juga: Cegah ASN Mudik Lebaran, Wawali Palangkaraya Perketat Pemberian Izin Cuti

Untuk santri yang masih bertahan kata dia kebanyakan santri lokal yang berdomisili di Banjarbaru untuk mengisi kegiatan keagamaan di ponpes.

"Di ponpes tinggal santri penghapal Qur'an selama tiga puluh hari," pungkas dia.

(Banjarmasin post.co.id/Khairil Rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved