Breaking News:

Lebaran 2021

Syarat Perjalanan Mudik Lebaran 2021, Inilah Ketentuan SE Menteri yang Harus Ditaati

Larangan mudik Lebaran 2021 ini berlaku mulai 22 April 2021 hingga 5 Mei 2021. Meskipun demikian, masih ada peluang keluar daerah. Ini syaratnya

Editor: Anjar Wulandari
banjarmasinpost.co.id/frans
Petugas Puskesmas Pekauman sedang melakukan pengambilan sampel swab.Syarat Perjalanan Mudik Lebaran 2021, Inilah Ketentuan SE Menteri yang Harus Ditaati 

Editor : Anjar Wulandari

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pemerintah resmi melarang mudik pada libur Lebaran 2021. Larangan mudik Lebaran 2021 ini berlaku mulai 22 April 2021 hingga 5 Mei 2021.

Meskipun demikian, masih ada peluang bepergian keluar daerah pada kurun waktu tersebut. Tentu saja, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi.

Kebijakan larangan mudik Lebaran 2021 ini dalam rangka memutus penularan covid-19 di wilayah Indonesia.

Seperti diketahui, pandemi covid-19 ini masih belum teratasi. Kasus covid-19 di tanah air masih cukup tinggi, ditambah kekhawatiran masuknya varian baru covid-19 seperti yang saat ini menjangkiti warga India.

Baca juga: Pelantikan Bupati dan Wabup Kotabaru, Sayed Jafar Diminta Kawal Larangan Mudik Lebaran Idul Fitri

Baca juga: Maskapai Penerbangan Banjir Pertanyaan dari Penumpang Pasca Larangan Mudik

Aturan larangan mudik 2021 ini tertuang dalam Surat Edaran Larangan Mudik 2021 yang diberlakukan mulai tanggal 22 April 2021.

Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan (Satgas) Covid-19 Nomor 13 tahun 2021 itu berisi tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriyah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriyah.

Suasana Bandara Internasional Syamsudin Noor masih terlihat sepi menjelang diberlakukannya Larangan Mudik 6-17 Mei 2021 nanti
Suasana Bandara Internasional Syamsudin Noor masih terlihat sepi menjelang diberlakukannya Larangan Mudik 6-17 Mei 2021 nanti (Banjarmasinpost.co.id/khairil rahim)

"Addendum Surat Edaran ini adalah mengatur pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) selama H-14 peniadaan mudik (22 April - 5 Mei 2021) dan H+7 peniadaan mudik (18 Mei - 24 Mei 2021)," tulis Addendum yang ditandatangani Doni Monardo itu tertanggal 21 April 2021.

Sedangkan, selama masa peniadaan mudik 6 - 17 Mei 2021 tetap berlaku Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Berikut isi peraturan lengkap dari Addendum Surat Edaran terkait Larangan Mudik Tahun 2021:

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved