Breaking News:

Berita Tanahlaut

VIDEO Setahun Lebih Vakum, Begini Suara Hati Pemusik Tala

Pelaku seni musik di Tala pun  merasakan terhimpitnya aktivitas sejak adanya pandemi. Setahun mereka vakum sejak Covid-19 melanda

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pelaku seni musik di Tala pun  merasakan terhimpitnya aktivitas sejak adanya pandemi.

"Praktis vakum tampil sejak adanya covid-19, tak bisa manggung. Sungguh sangat terasa dampaknya," ucap Yuda, vokalis Gasetala.

Karena itu ajang Mahadang Dauh yang dihelat Dinas Pariwisata (Dispar) Tala, sebutnya, menjadi solusi tepat. Pasalnya, pelaku seni musik punya ruang berekspresi atau menyalurkan karya bermusiknya. Mahadang dauh memiliki arti menunggu bedug.

Kegiatan ini digelar Dispar Tala selama Ramadan 1442 hijriyah tiap Sabtu dan Minggu. Ajang musik virtual yang disiarkan secara live streaming di akun sosial media Dispar Tala tersebut bertempat di gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di kawasan Jalan Gagas Permai, Pelaihari.

Dimulai pukul 16.00 Wita hingga 18.00 Wita, ajang tersebut mendapat animo tinggi para pelaku musik di Tala. Begitu pula masyarakat khususnya kawula muda yang menyukai musik.

"Melalui Mahadang Dauh kami merasa lega karena bisa lagi perform meski secara virtual. Setidaknya kami dapat menyapa penggemar melalui karya bermusik," papar Yuda. Grup musik Gasetala mendapat kesempatan perform sesi kedua pada Sabtu kemarin yang dipandu host Iwan dan Mega AW. (Banjarmasinpost.co.id/idda royani)

Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved