Breaking News:

Berita Kalteng

Berada di Zona Hijau, Puluhan Sekolah di Palangkaraya Kalteng Ajukan Belajar Tatap Muka

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palangkaraya melakukan pengkajian  untuk menentukan dapat atau tidaknya dilaksanakan Belajar Tatap Muka di sekolah

banjarmasinpost.co.id/faturahman
Satgas Penanganan Covid-19 di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, sejak beberapa minggu ini sudah mengizinkan sebagian sekolah di Sampit untuk melakukan pembelajaran secara tatap muka dengan Protokol Ketat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Kebijakan Kemendikbud  yang menargetkan sekolah sudah melakukan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka secara terbatas, direncanakan, Juli 2021 atau tahun ajaran baru 2021/2022 disikapi Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, hingga, Selasa (27/4//2021) tengah melakukan pengkajian  untuk menentukan dapat atau tidaknya dilaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah sesuai petunjuk Kemendikbud.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palangkaraya, Emi Abriyani, menegaskan, hingga kini pihaknya masih melakukan pengkajian lebih lanjut terkait rencana pemberlakuan pembelajaran secara tatap muka sesuai kebijakan Kemendikbud tersebut, untuk dapat atau tidaknya dilaksanakan.

Dia mengungkapkan, salah satu indikator penting yang harus dicermati pihaknya,  terkait data sebaran kasus Covid-19 di wilayah sekolah yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka tersebut.

Baca juga: Siap Jalankan Belajar Tatap Muka, 300 Guru di Sekolah Percontohan HST Mulai Divaksinasi Covid-19

Baca juga: Belajar Tatap Muka Kalsel, Disdik Kotabaru Minta Satu Ruang Kelas Satu Alat Pengukur Tubuh

Bukan hanya itu, sekolah juga diminta untuk melakukan pemerataan tempat tinggal siswa berdasarkan tingkat Penyebaran Covid-19.

Emi mengatakan, sudah banyak sekolah yang ada pada zona hijau di Kota Palangkaraya yang ingin sekali kembali melakukan pembelajaran secara tatap muka.

“Sudah ada puluhan sekolah yang berada di zona hijau, yang telah mengusulkan pembelajaran secara tatap muka. Namun, kami masih melihat data sebaran Covid-19 ke depannya,” ujarnya.

Baca juga: Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Wali Kota Palangkaraya Mempertimbangkan Belajar Tatap Muka Terbatas

Tentunya, dalam melaksanakan pembelajaran secara tatap muka do sekolah, angka penyebarannya harus ditekan.

"Kami berharap sebaran kasus Covid-19 di Kota Palangkaraya lebih menurun dan bisa dikendalikan, sehingga rencana belajar tatap muka di sekolah dapat dilakukan,” ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved