Breaking News:

Berita Tabalong

Panen Perdana Cabai Baru, Bupati Tabalong Langsung Namai Cabai Tiung Tanjung

Bupati Tabalong H Anang Syakhfian memberikan nama cabai produk petani di Desa Uwie dengan nama Tiung Tanjung (2T).

Prokopim Tabalong untuk BPost
Panen cabai tanjung di desa Uwie kecamatan Muarauya, Selasa (27/4/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Cabai dengan nama Tiung Tanjung (2T) baru saja dipanen dari lahan percontohan yang digarap Kelompok Tani Mekar Tani, Desa Uwie, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). 

Penamaan cabai Tiung Tanjung (2T) ini diberikan Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani, sesaat setelah ikut langsung melakukan panen cabai tersebut, Selasa (27/4/2021).

"Hari ini kita beri nama cabai yang dipanen tadi Tiung Tanjung, 2T," ujar bupati dalam seusai panen yang juga diikuti Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel  Amanlison Sembiring, Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Kalsel, H Syamsir Rahman.

Diakuinya untuk cabai tiung ini memang sudah ada sejak dahulu, namun jenisnya berbeda dengan yang baru dipanen di Desa Uwie.

Baca juga: Resep Sahur Ramadhan 2021, Telur Cabai Hijau Nan Menggoda

Baca juga: Harga Cabai Masih Mahal, Ini Solusi Kepala Dinas Perdagangan Kalsel

Baca juga: Tekan Tingginya Harga Cabai Rawit Menjelang Puasa, Distan Kotabaru Diminta Akomodir Petani Lokal

"Tiung ini sudah ada mulai dari saya kecil, tapi ini kaya tiung unggul, lebih pedas ini dan harganya  yang sekarang bagus," kata bupati.

Cabai jenis baru yang dipanen ini merupakan hasil budidaya dari program bantuan percontohan yang diberikan Bank Indonesia perwakilan Kalsel.

Dimana cabai ini rasanya pedas, berbuah terus menerus, masa panen sampai dua tahun, produksi lebih tinggi dari cabai tiung biasa, daya simpan sampai 1 minggu, harga lebih tinggi dan tinggi pohon capai 160 cm.

Saat ini proses penyiapan untuk pendaftaran Cabai Tiung Tanjung sedang dilakukan bekerjasama dengan BPSBTPH Provinsi Kalsel.

Bupati juga menyebut, tidak salah kalau BI membantu petani di Desa Uwie dalam budidaya cabai ini karena bisa dilihat dari hasil panen yang didapat.

Baca juga: Manfaatkan Waktu Luang, Babinsa di Koramil 1010-07/Piani Tapin Sukses Budidayakan Cabai

Untuk itu diharapkannya proyek percontohan ini bisa diperluas lagi dan ini juga sejalan dengan program Dinas Tanaman Pangan dan Holtkultura Kalsel.

Sedangkan untuk membantu dalam pemasaran, saat di Tabalong juga sudah mulai dibangun Pasar Agribisnis Kembang Kuning di Kecamatan Haruai. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved