Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

Pilkada Kalsel 2020, Jadi Sejarah Baru, Besok PSU di Pilkada Kota Banjarmasin Digelar

Pilkada Kalsel 2020, Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk Pilkada (Pilwali) Banjarmasin 2020 dipastikan besok Rabu (28/4/2021) bakal digelar.

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Edi Nugroho
Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon
Surat suara untuk PSU Pilwali Banjarmasin 2020 sedang dilipat.. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pilkada Kalsel 2020, Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk Pilkada (Pilwali) Banjarmasin 2020 dipastikan besok Rabu (28/4/2021) bakal digelar.

PSU tersebut akan dilaksanakan di tiga kelurahan yang ada di Kecamatan Banjarmasin Selatan, yakni Kelurahan Mantuil, Murung Raya dan Basirih Selatan.

Sedangkan untuk jumlah total suara yang diperebutkan empat pasangan calon mencapai 29.056 total suara dengan jumlah 80 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang disediakan.

Penyelenggaraan PSU sendiri memang menjadi sejarah baru bagi Pilwali Banjarmasin. Dan PSU ini terjadi dikarenakan adanya gugatan dari Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj Ananda dan Ustadz H Mushaffa Zakir (AnandaMu) atas hasil perolehan suara tertinggi yang diraih oleh paslon petahana yakni Ibnu Sina-Ariffin Noor pada Pilwali Banjarmasin yang dilaksanakan pada 9 Desember 2021.

Baca juga: Besok PSU Pilkada Banjarmasin Digelar, Begini Persiapan TPS di Kelurahan Murung Raya

Baca juga: Pilkada Kalsel 2020, H-1 PSU, Tiga Kelurahan di Banjarmasin Selatan Didatangi Polisi

Baca juga: Surat Suara Lebih dan Rusak untuk PSU Pilwali Banjarmasin Mencapai 248 Lembar

Baca juga: Komisioner KPU RI Jadwalkan Hadir di Kalsel, Arief Budiman Pantau PSU Pilkada Banjarmasin

Sekadar diketahui, berdasarkan hasil rekapitulasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarmasin, paslon petahana H Ibnu Sina-Arifin Noor meraih suara sebanyak 90.980 suara. Kemudian di peringkat kedua paslon AnandaMu dengan perolehan sebesar 74.154 suara. Di urutan ketiga ada paslon Haris Makkie-Ilham Noor sebanyak 36.238 suara. Terakhir ada Paslon Khairul Saleh dan Habib Muhammad Ali Alhabsy sebanyak 31.334 suara.

Tidak terima dengan hasil ini karena merasa ada kecurangan dalam prosesnya, paslon AnandaMu pun menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Meskipun selisih perolehan suaranya atau ambang batas mencapai 7,23 persen, paslon AnandaMu ini tetap ngotot mengajukan gugatannya ke MK dengan menggandeng pengacara ternama Bambang Widjojanto.

Dengan membawa bukti-bukti kecurangan yang dituduhkan paslon AnandaMu kepada petahana dan penyelenggara pemilu, MK pun akhirnya membatalkan suara yang diperoleh di seluruh TPS yang berada di tiga kelurahan.

Secara otomatis paslon Ibnu Sina-Ariffin Noor pun tidak jadi ditetapkan oleh KPU Banjarmasin sebagai peroleh suara terbanyak sekaligus pemenang dalam Pilkada Kota Banjarmasin Tahun 2020.

MK juga memerintahkan kepada KPU Banjarmasin untuk melaksanakan PSU di tiga kelurahan tersebut, serta mengangkat ketua dan anggota baru baik Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved