Breaking News:

Berita Tabalong

Produksi Cabai Besar dan Cabai Rawit di Tabalong Surplus, Siap Ramaikan Pasar Agribisnis

Hasil budidaya cabai di Kabupaten Tabalong mengalami surplus dan siap disuplai ke Pasar Agribisnis Tabalong

Prokopim Pemkab Tabalong untuk BPost
Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani saat ikut panen cabai di desa Uwie kecamatan Muara Uya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Selain produksi beras yang berlimpah, ternyata untuk hasil budidaya cabai di Kabupaten Tabalong, juga mengalami surplus.

Ini disampaikan Plt Kepala Dinas Pertanian Tabalong, Saswoko, saat panen raya cabai Tiung Tanjung di Desa Uwie, Kecamatan Muara Uya, Selasa (27/4/2021).

"Sebagaimana kita ketahui tanaman cabai kita di Tabalong sudah surplus," kata Saswoko.

Dirincikannya, berdasarkan data tahun 2020 untuk cabai rawit di Tabalong ditanam di lahan 110 hektare dan hasil produksinya mencapai 593 ton. Rasio kebutuhan cabai rawit di tahun 2020 sebanyak  93,99 ton.

Baca juga: Panen Perdana Cabai Baru, Bupati Tabalong Langsung Namai Cabai Tiung Tanjung

Baca juga: Resep Sahur Ramadhan 2021, Telur Cabai Hijau Nan Menggoda

Baca juga: Harga Cabai Masih Mahal, Ini Solusi Kepala Dinas Perdagangan Kalsel

Lalu untuk jenis cabai besar, luas tanam 110 hektare dengan produksi 937 ton dan rasio kebutuhan 334,01 ton.

Sedangkan untuk luas tanam hingga Maret 2021, untuk cabai besar 33 hektare dengan perkiraan produksi 281,66 ton dan cabai rawit luas tanam 66 hektare dengan perkiraan produksi 310, 86 ton.

Ditambahkan Saswoko, dengan hasil produksi cabai ini maka juga menjadi kesiapan petani untuk ikut menyuplai ke pasar agribisnis yang saat ini pembangunannya mulai dikerjakan.

"Jadi petani kita siap untuk ramaikan agribisnis," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved