Berita Banjarmasin

Wabah Corona Kalsel, Sejumlah Hotel Di Banjarmasin Laksanakan Vaksinasi Covid 19 Serentak

Wabah Corona Kalsel, Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin terus mempercepat penyerapan vaksinasi di Kota Banjarmasin.

Penulis: Noor Masrida | Editor: Edi Nugroho
Banjarmasinpost.co.id/Noor Masrida
Vaksinasi karyawan hotel yang dilaksanakan serentak pada Senin (26/4/2021). 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Wabah Corona Kalsel, Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin terus mempercepat penyerapan vaksinasi di Kota Banjarmasin.

Vaksinasi massal digelar serentak di hotel hotel yang ada di Kota Banjarmasin, salah satunya Hotel Banjarmasin Internasional (HBI) di Jalan A Yani Km. 4, RW 5, Karang Mekar, Kecamatan Banjarmasin Timur.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Banjarmasin Dr Machli Riyadi mengatakan bahwa acara vaksinasi tersebut akan dilakukan serentak di 7 Hotel yang ada di Kota Banjarmasin tersebut dan ditargetkan sebanyak 1.500 orang akan divaksin pada Senin (26/4/2021).

"Hari ini kami evaluasi dua hotel dan akan keliling ke hotel hotel yang lain, karena hari ini vaksinasi serentak dilakukan di 7 hotel untuk menyediakan tempat bagi hotel hotel yang lain dan nanti akan kita jadwalkan jika PHRI ingin memprogramkan tahapan kedua," ucap Kadinkes Kota Banjarmasin.

Baca juga: Wabah Corona Kalsel, Satu Balita Terserang Covid-19 di Tala Masih Jalani Isolasi

Baca juga: Wabah Corona Kalsel, Vaksinasi Covid-19 di Gereja Katedral Banjarmasin Dibanjiri Lansia

Baca juga: Wabah Corona Kalsel, Masuk Tahap Tiga, Vaksinasi Covid-19 Terus Dilakukan di Kota Banjarbaru

Baca juga: Wabah Corona Kalsel, Razia Prokes Terus Digalakkan di HSS, Tak Patuh Bakal Didenda

Machli menerangkan, program ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam percepatan pembentukan herd immunity di Kota Banjarmasin.

"Karena hotel memberikan pelayanan dan menerima tamu tamu dari luar daerah sehingga berpotensi sekali menjadi sumber penularan covid jika tidak dilakukan vaksinasi," terangnya.

Meskipun begitu, Ia mengungkapkan program vaksin yang sudah dilaksanakan pada bulan Ramadhan di seluruh tempat ibadah dan hotel masih belum juga memenuhi target.

"Peningkatannya memang belum signifikan, namun untuk pekerja publik sudah hampir mencapai 60% lebih dari yang ditentukan," ungkap Machli.

Ia mengatakan sekarang memprioritas ke lansia (lanjut usia) yang baru mencapai 11% dan belum menyentuh 12%. Untuk jumlah sasaran lansia di Kota Banjarmasin ada sebanyak 55.720 orang dan yang sudah dicapai saat ini baru 6.500 orang atau 11,60%.

"Yang artinya masih banyak sekali lansia yang belum divaksin dan yang paling tinggi potensi kematiannya yaitu sekitar 50% jika terpapar covid adalah lansia, maka dari itu kita prioritaskan," jelasnya.

Ia menegaskan kepada masyarakat bahwa jika ada yang mengalami efek samping setelah diberi vaksin maka biaya pengobatannya akan ditanggung pemerintah.

"Jadi jangan khawatir dan sampai saat ini kita sudah melaksanakan vaksin belum ada keluhan bermakna yang kami terima," imbaunya.

General Manager (GM) HBI Heri Sudarisman bahwa pihaknya sangat mendukung program pemerintah tersebut dan menyampaikan bahwa dengan adanya vaksin di hotel sebagai publik area, diharapkan bisa menekan dan mengurangi resiko penularan covid.

"Alhamdulillah hari ini vaksinasi dapat berjalan dengan baik dan lancar," Tuturnya.

Namun ia juga sadar untuk tetap tidak lengah meski sudah divaksin, pihaknya juga terus menjalankan protokol kesehatan dan memberikan vitamin terhadap karyawannya.

"Meski sudah melaksanakan vaksin, kami juga terus menjaga protokol kesehatan dan memberi vitamin kepada karyawan agar staminannya tetap bagus serta kuat dalam bekerja melayani tamu," pungkasnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Noor Masrida)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved