Breaking News:

Kriminalitas Tapin

Sekolah Beberkan Prestasi Gadis 17 Tahun yang Tewas Misterius di Kabupaten Tapin

Gadis 17 tahun bersekolah di MAN 1 Tapin yang tewas misterius, memiliki banyak prestasi akademik dan non akademik, lukis, tari, masak.

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/STANISLAUS SENE
Mobil petugas Inafis kepolisian di lokasi temuan jenazah NR (17) di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Rantau Kanan, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Kasus tewasnya cucu perempuan mantan Bupati Tapin, berinisial NR (17) memasuki hari keempat, Rabu (28/04/2021).

Kasus kematian yang menyita banyak perhatian baik dari masyarakat hingga orang nomor satu di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, sampai saat ini masih belum terungkap.

Hal ini menyusulnya pernyataan pihak kepolisian bahwa masih dalam proses penyelidikan. 

Seperti yang diberitakan sebelumnya, mencuatnya kasus ini ke publik juga dirasakan pihak sekolah dan teman-teman sebayanya.

Baca juga: Misteri Tewasnya Gadis 17 Tahun di Tapin, Bupati Arifin Arpan Angkat Bicara

Baca juga: Masih Misterius, Penyelidikan Kasus Tewasnya Cucu Mantan Bupati Tapin Didukung Polda Kalsel

Terbaru, pihak sekolah dimana NR (17) mengenyam pendidikan melalui Kepala Urusan Tata Usaha MAN 1 Tapin, Sampurnawati, saat ditemui Banjarmasinpost.co.id, turut prihatin atas peristiwa ini.

Pihak sekolah juga terus berharap kepada kepolisian untuk dengan cepat mengusut tuntas peristiwa kematian salah satu siswi terbaiknya.

"Kami merasa sangat kehilangan salah satu siswi terbaik kami. Dan untuk diketahui, korban merupakan anak yang sangat berprestasi, baik dari segi akademik maupun non akademik," jelasnya.

Sampurnawati mengatakan, jasa dari siswi ini sangat mengharumkan nama sekolah dengan kejuaraan-kejuaraan yang tidak akan pernah dilupakan oleh segenap guru, pegawai hingga teman-teman sekelasnya.

Baca juga: Tewasnya Gadis 17 Tahun di Tapin Masih Misterius, Begini Sosoknya Menurut Teman Dekat dan Para Guru

Baca juga: Cucu Mantan Bupati Tapin Kalsel Meninggal Misterius di Kamar, Polisi Amankan Barbuk Ini

"Beliau juara 1 lomba Melukis Dinding di SMPN 1 Rantau tahun 2019, juara 1 Lomba Tari di kegiatan Jambore Remaja Masjid tahun 2020, juara 3 lomba Memasak di kegiatan Jambore Remaja Masjid tahun 2020, juara 3 TPTKP Pertikarada Kalsel di Polres Tapin tahun 2019,  juara 2 menari di pendopo Balahindang waktu kelas X, Peringkat 1 selagi semester 1, peringkat 1 selagi semester 2, peringkat 1 selagi semester 3, peringkat 2 selagi semester 4, peringkat 1 selagi semester 5, juara 2 lomba menari di pendopo Balahindang waktu kelas 10," jelasnya.

Peringkat-peringkat inilah yang akan selalu dikenang kapanpun.

"Kami berharap pihak kepolisian dapat mengusut tuntas dan secepatnya mengungkapkan pelakunya," jelasnya. 

Diberitakan sebelumnya, jenazah korban ditemukan di kamarnya di lantai tiga rumahnya, Jalan Ahmad Yani,  Kelurahan Rantau Kanan Kabupaten Tapin, Minggu (25/4/2021) sekitar pukul 08.00 Wita.

(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus Sene)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved