Breaking News:

Berita Tapin

14 Hari Gelar Operasi Sikat Intan 2021, Polres Tapin Ungkap Lima Kasus Miras

Polres Tapin telah melaksanakan Operasi Sikat Intan 2021. Selama 14 hari digelar, petugas mendapati peningkatan kasus miras, parkir liar dan penggelap

banjarmasinpost.co.id/stanislaus Sene
Press Release Operasi Sikat Intan 2021 di Mapolres Tapin, Kamis (29/4/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Operasi Kepolisian Kewilayahan Sikat Intan 2021 Polres Tapin telah digelar selama 14 hari dengan target operasi yakni segala bentuk kegiatan yang menjadi penyakit masyarakat, Kamis, (29/04/2021).

Pengungkapan temuan kasus yang menjadi sasaran dalam operasi sikat intan 2021 ini digelar di Mapolres Tapin yang dipimpin Wakil Kapolres Tapin, Kompol Irwan, S,ST.,SH didampingi Kabag Ops Polres Tapin, AKP Faisal Amri Nasution. SH.,MM dan Kasat Reskrim Polres Tapin, AKP I Kade Dwi Suryawandika.

Wakapolres Tapin, Kompol Irwan dalam press release tersebut mengatakan operasi sikat intan yang telah dilaksanakan oleh Polres Tapin berhasil mengungkap beberapa kasus yang mengalami peningkatan.

"Sesuai sasaran dalam operasi sikat Intan 2021 ini, Pihak Kepolisian berhasil mengungkap 4 kasus yang merupakan target operasi dan 13 kasus non target operasi," ungkapnya.

Baca juga: Patroli Skala Besar di Titik Rawan Balapan Liar, Satlantas Polres Tapin Amankan Sembilan Motor

Baca juga: Operasi Keselamatan Intan 2021, Kasat Lantas Polres Tapin Sampaikan Larangan Mudik

Baca juga: Wakapolres dan Kabag Ops Polres Tapin Berganti, Kapolres Tapin : Terima Kasih Atas Dedikasinya

Irwan mengatakan untuk target operasi dan non operasi yang berhasil diungkap dalam operasi sikat intan 2021 jika dibandingkan dengan operasi sikat intan 2020 mengalami peningkatan sebanyak tiga kasus atau meningkat menjadi 23 persen.

"Kasus yang mengalami peningkatan yakni Miras, Parkir Liar dan Penggelapan dalam jabatan,"sebutnya.

Untuk Miras pada tahun 2020, kepolisian mengungkap dua kasus, sedangkan 2021 mengungkap lima kasus, parkir liar pada tahun 2020 tidak ada kasus sedangkan 2021 empat kasus.

"Untuk penggelapan dalam jabatan 2020 tidak ada kasus dan 2021 diungkap satu kasus," jelasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene)

Penulis: Stanislaus Sene
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved