Breaking News:

Berita Banjarbaru

Cakupan Vaksinasi Lansia di Kalsel Masih 3 Persen, Daerah Diminta Lakukan percepatan

Daerah diminta melakukan percepatan vaksinasi lansia. Hingga kini, vaksinasi lansia baru 3 persen

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/milna sari
Rakor percepatan vaksinasi se Kalsel, Kamis (29/4/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Rendahnya cakupan vaksinasi lansia di Kalsel membuat Pemprov Kalsel menggelar rapat koordinasi dengan Dinas Kesehatan di Kabupaten kota di Kalsel di ruang rapat Aberani Sulaiman Setdaprov Kalsel Banjarbaru Kamis (29/4/2021).

Diikuti kepala dinas kesehatan di kabupaten kota, daerah yang cakupan vaksinasi lansianya masih rendah diminta untuk dilakukan percepatan.

"Kita mencari terobosan dan kendala dari daerah sehingga percepatan vaksinasi lansia agar bisa dipercepat, Banjarmasin cakupan vaksin lansia sudah bagus sekitar 12 persen, Banjarbaru dan Banjar juga bagus, lainnya masih sekitar 3 persen," beber PJ Gubernur Kalsel Safrizal ZA usai memberi pengarahan.

Cakupan vaksinasi lansia di Kalsel ungkapnya memang rendah dan lamban tidak seperti cakupan vaksin SDMK yang sudah lebih dari 95 persen dan pelayanan publik.

Baca juga: Vaksinasi Lansia di Gereja Katedral Banjarmasin, Antusias Peserta Lebihi Target Jumlah Vaksin

Baca juga: KILLCOVID19: Partisipasi Masyarakat untuk Vaksinasi Lansia Melalui Home Care dan Home Delivery

Baca juga: UPDATE Covid 19 Kalsel: Capaian Vaksinasi Lansia Masih 2 Persen

"Kita prioritaskan agar lansia segera mendapatkan vaksin," tegasnya.

Sementara Kadinkes Kalsel, HM Muslim mengatakan jumlah sasaran vaksinasi Covid 19 untjk lansia ada 332 ribu orang.

Sementara saat ini yang sudah divaksin baru sekitar 3 persen atau 9.828 orang lansia di tahap pertama vaksinasi, dan 2.544 orang lansia di tahap kedua.

Diakui Muslim, memang 10 kabupaten lain cakupan vaksinnya masih rendah karena prioritas awal vaksinasi lansia adalah di ibukota provinsi di Banjarmasin. Selain itu di Kota Banjarmasin jumlah lansia juga terbesar di Kalsel. 

"Ini kita dorong agar daerah lain bisa segera mempercepat vaksinasi untuk lansia, dimana setiap vaksinasi masal petugas publik wajib ada lansianya, kita juga akan door to door melakukan vaksin di kawasan yang banyak lansianya misalnya di tempat pengambilan pensiunan dan di masjid seperti yang sudah dilakukan Banjarmasin," bebernya.

Baca juga: Kadinkes Banjarbaru Kesal, Kuota Vaksinasi Lansia Banjarbaru Terbatas

Ia juga mengingatkan agar daerah penerima vaksin agar segera menghabiskan vaksin yang telah diberikan Pemprov Kalsel. 

"Pesan pak PJ Gubernur agar begitu datang vaksin segera habiskan," tambah Muslim.
(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved