Breaking News:

Berita Banjarmasin

Kapolda Kalsel Minta Polres dan Polresta Tindak Pengendara Berknalpot Bising

Menjelang momen Idul Fitri 1442 Hijriah Tahun 2021, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) akan menggelar Operasi Ketupat Intan di wilaya

Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menjelang momen Idul Fitri 1442 Hijriah Tahun 2021, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) akan menggelar Operasi Ketupat Intan di wilayah hukumnya.

Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rikwanto mengatakan, Operasi yang rencananya akan dimulai satu minggu lagi yaitu Tanggal 6 Mei mendatang bertujuan untuk memelihara kamtimbas, kelancaran dan kondusifitas Idul Fitri 1442 Hijriah.

Operasi ini juga akan terintegrasi dengan upaya penegakan kebijakan peniadaan mudik yang telah ditetapkan pemerintah terkait Idul Fitri tahun ini.

Meski demikian ada hal lain yang juga menjadi perhatian Kapolda Kalsel, yaitu terkait masih adanya kendaraan yang menggunakan knalpot tidak standar dan menimbulkan suara bising yang berlebihan.

Baca juga: Polres Kotabaru Kenakan Denda Rp 250 Ribu bagi Pemakai Knalpot Bising yang Terjaring Petugas

Baca juga: Petugas Satlantas Polres Kotim Menilang 7 Peseda Motor Berknalpot Brong

Baca juga: Penggunaan Knalpot Brong Sepeda Motor Marak di Sampit, Polisi Giatkan Patroli

Baca juga: Polisi Resmi Larang Motor Berknalpot Bising, Hati-hati Lewat di Sejumlah Lokasi Ini

Kapolda mengingatkan hal tersebut jelas menyalahi aturan dan juga berpotensi menganggu masyarakat banyak.

"Ya itu jelas melanggar, knalpot yang tidak standar yang suaranya memekakkan telinga sampai mengganggu aktivitas masyarakat. Apalagi di sini, di Kalsel sangat agamis religius, kalau lagi sholat atau lagi adzan knalpot itu digeber kan bisa memancing emosi banyak orang selain juga menganggu suaranya," bebernya.

Karena itu kata dia, diperintahkan kepada Polres/Polresta dan jajaran untuk melakukan razia untuk menekan jumlah pelanggaran tersebut.

Bahkan, Kapolda dengan tegas meminta selain pengendara dengan knalpot tidak standar dan bising di tilang, namun knalpot tersebut juga langsung dilepas di tempat.

"Kami perintahkan Kapolres, Kapolresta jajaran melakukan razia, copot di tempat. Tilang tetap, tapi copot ditempat supaya berkurang suara bising itu," kata Kapolda.

Terkait Operasi Ketupat Intan secara umum, akan dikerahkan tak kurang dari 1.483 personel baik dari Kepolisian juga dibantu personel TNI dan stakeholder Kamtibmas lainnya di Kalsel. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved