Breaking News:

Berita Kalteng

Tak Tahu Wajib Pakai Suket PCR Swab, Banyak Keberangkatan Penumpang Pesawat Tujuan Kalteng Tertunda

Kebijakan Gubernur Kalteng yang mewajikan penumpang pesawat tujuan Kalsel dilengakapi suket pemeriksaan PCR Swab dikeluhkan warga Kalteng

banjarmasinpost.co.id/faturahman
Penumpang Pesawat Batik Air dari Yogyakarta tiba di Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya, saat keluar pintu kedatangan di Bandara terbesar di Kalteng . 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Sejumlah penumpang dari Jakarta maupun Surabaya dan Yogyakarta yang ingin ke sejumlah Bandara Udara di Kalteng mengaku kaget.

Mereka tidak mengetahui dengan adanya kebijakan Gubernur Kalteng yang mewajibkan penumpang tujuan Kalteng untuk menyertakan Surat Keterangan (Suket) Negatif Covid-19 melalui pemeriksaan PCR Swab.

Akibanya, banyak keluhan terjadi saat penumpang berada di bandara di Pulau Jawa.  Banyak  penumpang yangtidak tahu kebijakan itu membekali diri dengan suked Rapid Tes Antigen atau GeNose  19.

Ketika Chekin, baru diberitahukan penumpanh wajib pakai Surat Kesehatan Negatif PCR Swab, sehingga ada beberapa penumpang yang terpaksa hangus tiketnya saat berada di Bandara Pulau Jawa.

Baca juga: Penumpang Pesawat Tiba di Kalteng Wajib Tunjukan Suket Negatif PCR Swab, Berlaku Sejak Senin

Baca juga: Hasil Swab Test RSD Banjarbaru Bikin 5 Anggota DPRD Banjarbaru Ini Bingung, Minta Alat Dikalibrasi

Salah seorang mahasiswa asal Yogyakarta Tino Spetiyas, warga Palangkaraya, Kalimantan Tengah yang baru bertolak dari Bandara Yogyakarta ke Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya, mengaku, baru tahu masuk ke Kalteng wajib pakai Surat Keterangan Sehat PCR Swab ketika berada di Bandara Kulon Progo Yogyakarta.

Saat tiba di Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya, dia mengatakan, sempat memakai pemeriksaan GeNose-19 tetapi saat lapor ke maskapai di Bandara ternyata ditolak pakai GeNose sehingga dia akhirnya kembali melakukan pemeriksaan PCR Swab untuk bisa berangkat ke Palangkaraya.

"Ya, awalnya saya sudah periksa GeNose bayar Rp 40 ribu, pas di bandara ternyata tidak boleh karena ke Kalteng wajib pakai Suket PCR Swab, sehingga saya langsung periksa PCR Swab dengan dana Rp 850 ribu, untung masih sempat sehingga bisa sampai ke Bandara Tjilik Riwut," ujarnya.

Baca juga: 15 Nakes Puskesmas Lianganggang Positif Covid-19, Ternyata Terungkap saat Swab Jelang Vaksinasi

Hal senada juga diungkapkan, Rosalina warga di Sampit, Kamis (29/4/2021) yang mengaku mendapat keluhan dari tetangganya saat ingin bertolak dari Bandara Juanda Surabaya ke Bandara H Asan Sampit, karena baru tahu penumpang pesawat wajib menggunakan Suket Negatif PCR Swab, sehingga cukup banyak yang tertunda pulang ke Kalteng.

Pantauan di Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya, jumlah penumpang yang naik pesawat ke Kalteng berkurang, bahkan untuk penerbangan Pesawat Batik Air dari Yogyakarta Palangkaraya yang awalnya berangkat Minggu (25/4/2021) diundur Senin,(26/4/2021). (Banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved