Breaking News:

DPRD Banjarbaru

Berbagi Sembako Disabilitas, Emi Banjarbaru Kagumi Komunitas Difabel di Sukamara Banjarbaru

Di bulan Ramadan 2021 ini, Anggota DPRD Banjarbaru membagikan sembako untuk warga disabilitas di Sukamara Banjarbaru.

Emi Lasari
Emi Banjarbaru saat berkunjung dan berbagi sembako kepada warga Difabel di Sukamara, Banjarbaru, Jumat (30/4/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kepedulian tinggi ditunjukan salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjarbaru, Emi Lasari SE terhadap para kelompok penyandang disabilitas.

Bertepatan dengan bulan Suci Ramadan ini, politisi yang juga Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Banjarbaru ini mengajak Perpped (Perkumpulan Peduli Penyandang Disabilitas) Banjarbaru untuk berbagi.

Emi membagikan paket sembako kepada penyandang disabilitas, bertempat di Jalan Sukamara, Kelurahan Landasan Ulin Utara Banjarbaru.

Emi Lasari mengatakan kegiatannya ini merupakan silaturahmi rutin setiap Ramadan dia membuat program paket paket dhuafa ke masyarakat yang tidak mampu baik di dapil pemilihannya maupun di daerah lain.

"Kebetulan saya berkomunikasi dengan Ketua Perpped Banjarbaru yang merupakan organisasi baru. Memang ada banyak kelompok disabilitas namun saya tertarik disini karena ada beberapa anggotanya yang memiliki usaha mulai jual pentol dan membuat kue," ujar dia.

Emi Banjarbaru  saat berkunjung dan berbagi sembako kepada warga Difabel di Sukamara, Banjarbaru, Jumat (30/4/2021).
Emi Banjarbaru saat berkunjung dan berbagi sembako kepada warga Difabel di Sukamara, Banjarbaru, Jumat (30/4/2021). (Emi Lasari)

Emi mengaku tertarik dengan spirit para anggota Perpped Banjarbaru ini menginventarisir kaum disabilitas sambil mencari potensi yang dimiliki.

"Saya tertarik dan kagum dengan semangat penyandang disabilitas disana. Organisasi ini bertujuan yang bagus untuk menginventarisir disabilitas. Kemudian untuk menggali semua potensinya dan dilakukan pendampingan," katanya. 

Emi mengunjungi organisasi Perpped juga sekaligus mencari tahu apa yang belum di fasilitasi di Kota Banjarbaru.

"Karena memang untuk pelatihan di Dinas Koperasi juga sudah ada, dan kalau peternak juga sudah ada Dinas terkait. Kami ingin masyarakat tidak memandang kaum disabilitas dengan sebelah mata, kami mau mereka hidup berdampingan secara damai dengan masyarakat di Kota Banjarbaru" katanya.

Emi Banjarbaru  saat berkunjung dan berbagi sembako kepada warga Difabel di Sukamara, Banjarbaru, Jumat (30/4/2021).
Emi Banjarbaru saat berkunjung dan berbagi sembako kepada warga Difabel di Sukamara, Banjarbaru, Jumat (30/4/2021). (Emi Lasari)

Kedepannya, Emi akan kembali mengunjungi kelompok disabilitas yang ada di Guntung Manggis tersebut yang sudah mendapat bantuan dari Pemko Banjarbaru berupa tempat tinggal. 

"Nanti kita tanyakan, apa saja kebutuhan yang belum terfasilitasi, dan mencari tahu apa yang harus di evaluasi kembali,"

Ketua Perpped M. Gigih Setiawan mengucapkan rasa terima kasih karEna sudah di kunjungi Emi Lasari, mau mendengarkan masukan kami dan juga membantu organisasi mereka. 

"Perpped baru berdiri dua bulan yang lalu, dengan anggota yang berjumlah 20 orang penyandang disabilitas. Dengan berbagai kebisaan seperti menjahit, membuat kue, peternak ayam dan itik, dan juga ada yang berdagang," kata Gigih.

Emi Banjarbaru  saat berbincang dengan komunitas Difabel di Sukamara, Banjarbaru, Jumat (30/4/2021).
Emi Banjarbaru saat berbincang dengan komunitas Difabel di Sukamara, Banjarbaru, Jumat (30/4/2021). (Emi Lasari)

(Banjarmasin post.co.id/Khairil Rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved