Breaking News:

Berita Kalteng

Desa Bandarraya Kapuas Kalteng Salurkan BLT Dana Desa, 42 Warga Dapat Rp 300 Ribu

Desa Bandarraya Kecamatan Tamban Catur Kabupaten Kapuas kembali melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT)Dana Desa

Kecamatan Tamban Catur Kapuas untuk BPost
Camat Tamban Catur Rustamaji saat menyerahkan BLT-DD secara simbolis kepada salah satu warga yang mendapatkan BLT-DD di Desa Bandarraya, Jumat (30/4/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Desa Bandarraya Kecamatan Tamban Catur Kabupaten Kapuas kembali melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) kepada warga.

Kegiatan penyaluran BLT-DD Salur ke-II di desa Bandarraya diserahkan secara langsung oleh Kepala Desa Bandarraya Sar'i yang juga dihadiri Camat Tamban Catur Rustamaji, Pendamping Desa Rusliana, Bahabinkamtibnas Hendra beserta Perangkat desa dan masyarakat yang hadir.

Kepala Desa Bandarraya, Sar'i menyampaikan masyarakat desa Bandarraya yang mendapatkan BLT-DD berjumlah 42 orang dengan nilai Rp 300 ribu.

"Penyaluran kami laksanakan kemarin. Semoga dengan disalurkannya Bantuan Langsung Tunai ini bisa membantu meringankan sedikit beban masyarakat dan semoga bisa bermanfaat," ungkapnya, Jumat (30/4/2021).

Baca juga: Daftar Bantuan Cair di Bulan Mei 2021: Mulai PKH, BLT UMKM, Diskon Listrik PLN Hingga BLT Dana Desa

Baca juga: Penyaluran BLT Dana Desa Kalsel Rp 33 Miliar, Tanahlaut Masih Nol

Baca juga: BLT Dana Desa di Paring Guling dan Bundung Tapin Disalurkan, Terapkan Protokol Kesehatan

Sementara itu, Camat Tamban Catur Rustamaji, berharap kepada masyarakat yang mendapatkan BLT-DD agar menggunakan uang yang didapat dengan sebaik-baiknya.

"Juga saat itu saya mengimbau dan mengingatkan kepada masyarakat terutama yang hadir agar terus dapat mematuhi protol kesehatan yg telah di anjurkan oleh pemerintah terutama untuk selalu gunakan masker, cuci tangan dan selalu jaga jarak demi meminimalisir dan terhindar dari penyebaran wabah Covid-19," terang Rustamaji.

Lebih lanjut, dirinya juga menyampaikan aturan Pemerintah yang harus dilaksanakan tentang larangan mudik dan meaktifkan serta memperketat pos penjagaan perbatasan bagi warga luar domisili dan yang akan memasuki wilayah Kabupaten Kapuas khususnya Kecamatan Tamban Catur.

"Terkecuali melakukan perjalanan Dinas ataupun mengantarkan keluarga yang sakit, selain itu juga yang memasuki Daerah Kabupaten tetangga harus menunjukkan surat hasil swab dan atau rapid tes anti gen," pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved