Breaking News:

Liga Eropa

Dibantai Man United di Babak Kedua, Pelatih Roma Sebut Kehabisan Jatah Pergantian Pemain Jadi Alasan

Di Liga Eropa, AS Roma unggul dengan skor 1-2 di babak pertama atas Manchester United, tapi dibalik jadi 6-2 di babak kedua.

Paul ELLIS / AFP
Bek AS Roma asal Belanda Rick Karsdorp mengajukan banding setelah gelandang Manchester United asal Prancis Paul Pogba (kanan) melakukan hand-ball untuk penalti dalam pertandingan sepak bola leg pertama semifinal Liga Eropa UEFA antara di Stadion Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, pada tanggal 29 April 2021. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Di luar dugaan, wakil Liga Italia AS Roma dibantai 6-2 saat bertandang ke markas klub Liga Inggris Manchester United pada leg pertama semifinal Liga Eropa (Liga Europa), Jumat (30/4) dini hari WIB.

Salah satu momen yang terekam adalah tak biasanya AS Roma mengganti pemain di babak kedua.

Hal ini lantaran AS Roma kehabisan jatah pergantian pemain yang sudah dihabiskan pada babak pertama.

Dalam laga tersebut, AS Roma sempat unggul 1-2 di babak pertama berkat gol Lorenzo Pellegrini dan Edin Dzeko.

Namun keadaan Serigala Roma berbalik di babak kedua. Mereka berturut-turut kemasukan gol Edinson Cavani (2 gol), Bruno Fernandes, Paul Pogba, dan Mason Greenwood.

Baca juga: Hasil Liga Eropa : Berbanding Terbalik, Man United vs Roma 6-2, Villareal vs Arsenal 2-1

Baca juga: Barcelona Kena Comeback Granada, Ronald Koeman Kartu Merah : Saya Tidak Bersalah,

Lima gol di babak kedua menggenapi pesta gol Man United yang sekali menjebol gawang Roma di interval pertama via aksi Bruno Fernandes.

“Kekalahan yang menyakitkan. Kami bermain bagus di babak pertama tapi menghilang usai jeda,” ujar pelatih AS Roma, Paulo Fonseca, kepada Sky Sport Italia.

Fonseca lantas mencoba menganalisis lebih dalam penyebab keruntuhan timnya di babak kedua

“Sulit melawan tim seperti Man United tanpa punya kesempatan melakukan pergantian pemain. Terasa positif bisa mencapai tahapan ini dalam kompetisi dan juga tampil seperti yang kami perlihatkan di babak pertama.”

“Namun, di babak kedua kami mendapati semuanya berjalan keliru,” ujar sang pelatih asal Portugal melanjutkan.

Halaman
123
Editor: Rahmadhani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved