Breaking News:

Kriminalitas Banjar

Narkoba Kalsel : Kepergok Petugas, 120 Butir Obat Terlarang Gagal Masuk LPP Martapura

Upaya menyelundupkan obat terlarang ke dalam lapas Martapura berhasil digagalkan petugas. Sebanyak 120 butir obat 120 butir diamankan petugas

Penulis: Siti Bulkis | Editor: Hari Widodo
Humas LPP Martapura
Barang bukti 120 butir Seledryl beserta rokok yang berhasil disita petugas LPP Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Jumat (30/4/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Upaya penyelundupan 120 butir obat Seledryl plus satu bungkus rokok Sampoerna hijau isi 16 batang berhasil di gagalkan petugas Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIA Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. 

Kejadian tersebut bermula dari kejelian Petugas Pos Atas, Ahmad Firdaus yang saat itu sekitar pukul 11.30 wita tengah bertugas melihat ada seorang pria menggunakan kenderaan roda dua menyelinap mendekati tembok LPP Martapura

"Gerak-gerik pria tersebut terlihat mencurigakan," ucap Firdaus, Jumat (30/4/2021). 

Melihat hal tersebut, Firdaus yang masih ada di pos atas memilih terus melakukan pantauan tanpa sedikit pun di sadari oleh pria mencurigakan yang tidak diketahui identitasnya itu. Sebab, menurutnya, bila ketahuan ataupun ditegur pasti kabur tanpa tau maksud keberadaannya di lokasi. 

Baca juga: Narkoba Kalsel, Beli Obat Terlarang Secara Online, Tiga Pria Diamankan Satresnarkoba Polres Tabalong

Baca juga: Pengendara Motor Bawa Obat Terlarang Ditangkap Petugas Patroli Polda Kalteng

Baca juga: Satresnarkoba dan Satlantas Polres Tabalong Ungkap Penyalahgunaan Obat Terlarang

Dan benar saja, kecurigaan Firdaus terhadap pria misterius tersebut benar.

Pria itu tiba-tiba melempar bungkusan plastik putih ke area bagian belakang blok hunian warga binaan pemasyarakatan.

Lalu, plastik putih tersebut masuk dan mendarat di area belakang blok yang ternyata sudah ada warga binaan menunggu dibalik tembok. 

Tak pikir panjang, saat itu pula Firdaus menyempatkan memfoto warga binaan yang mengambil plastik putih tersebut dan menghubungi Komandan Jaga, Adesty Aulia. 

Mendapatkan informasi, Adesty langsung melaporkannya ke Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka KPLP), Eny Julianti. 

"Saat itu juga kami (Ka KPLP dan Petugas) melakukan penggeledahan dan menemukan bungkus plastik putih yang berisi barang bukti 120 butir Seledryl yang dimasukan dalam kotak rokok Surya plus rokok Sampoerna hijau isi 16 batang serta batu yang diikat dengan plastik," tambah Eny. 

Baca juga: Ringkus Dua Tersangka, Satres Narkoba Polres Banjar Amankan Ratusan Obat Terlarang Siap Edar

Atas temuan obat, rokok dan batu, Kepala LPP Martapura, Salis Farida memberikan apresiasi atas kesigapan serta ke kompakan petugas dalam menggagalkan penyelundupan dan melawan ancaman dari luar. 

"Kejadian ini tentu akan segera ditindak lanjuti dan warga binaan pun akan diproses, terlebih obat tersebut tidak ada izin edar. Dan kedepan, saya harap peristiwa ini tidak terjadi lagi dan tentunya kami akan semakin meningkatkan dan lebih memperketat lagi pengawasan terhadap warga binaan serta lingkungan LPP Martapura,"  pungkas Salis.  (Banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved