Breaking News:

Berita Kalteng

Penjagaan Pos Perbatasan Antarkabupaten dan Kota di Kalteng Mulai 7 Mei 2021

Petugas kepolisian, Dishub dan instansi lainnya akan menjaga pos perbatasan antarkabupaten dan kota di Kalteng, efektif mulai 7 Mei

banjarmasinpost.co.id/fathurahman
Banner imbauan agar warga tidak mudik dalam lebaran mendatang 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Perbatasan antarkabupaten di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah, mulai tanggal 7 Mei 2021 mendatang akan dijaga petugas kepolisian, Dishub dan instansi lainnya.

Sosialisasi penjagaan di perbatasan Kabupaten Kotawaringin Timur dengan Kabupaten Seruyan dan Kabupaten Katingan sudah ditegaskan oleh Plt Kadishub Kotim, Siagano, kepada pers usai pertemuan dengan sejumlah instansi, meminta warga agar tidak mudik lebaran tahun 2021 ini.

Pantauan di Sampit, Jumat (30/4/2021) sejumlah banner bertuliskan imbauan agar warga tidak mudik diletakkan di sejumlah tempat seperti seperti Jalan Ahmad Yani, Kawasan Pelabuhan Sampit, Kawasan Objek Wisata Patung Jelawat Jalan Iskandar dan lainnya.

Bupati Kotawaringin Timur, H Halikinoor, mengatakan, di Kotim akan ada tiga titik pos penjagaan arah Seruyan, Katingan dan arah Pangkalanbun.

Baca juga: Safari Ramadhan, PLN Kalselteng Berbagi untuk Mustahik dan UMKM di Kalsel dan Kalteng

Baca juga: Kebakaran Lahan Kalteng, Terbanyak Terjadi di Bulan April 2021 Sebanyak Tujuh Kali

Pelaksanaanya akan diatur oleh Polres Kotim sebagai leading sektor.

"Kami menuruti apa yang telah diatur dalam surat edaran Gubernur Kalteng, saja. Pelaksanaanya dilakukan mulai tanggal 7 mei mendatang," ujarnya.

Sementara itu, Plt Kadishub Kotim, Siagano, menjelaskan, untuk tiga Kabupaten dan satu kota di Kalteng diusulkan dilaksanakan aglomerasi yakni Kotim, Seruyan, Katingan dan Palangkaraya.

Baca juga: Warga Berurusan di Kantor DPMPTSP Kapuas Diminta Tetap Prokes

"Empat daerah tersebut masuh dalam satu wilayah aglomerasi, sehingga tetap ada pos penjagaan," ujarnya.

Dikatakan dia, daerah Aglomerasi adalah daerah yang tetap ada penjagaan namun pengendara yang ingin lewat harus mentaati protokol kesehatan.

"Pengaturannya akan diterapkan oleh pihak kepolisian, kami hanya ikut membantu," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved