Breaking News:

Bumi Sanggam

Peringati Hari Kartini, TP PKK Balangan Launching Pelayanan Kontrasepsi Serentak

Dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2021, TP PKK Balanga menggelar launching pelayanan kontrasepsi serentak di Puskesmas Awayan

Humas Pemkab Balangan
Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Balangan, Megawati Ulfah meninjau proses pemasangan alat kontrasepsi di Puskesmas Awayan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN – Dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2021, digelar launching pelayanan kontrasepsi serentak yang berlangsung di Puskesmas Awayan.

Berhadir dalam kesempatan ini Penjabat Sekda Kabupaten Balangan, Ketua TP PKK Kabupaten Balangan, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Balangan, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalsel.

Kemudian, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Balangan, Camat Awayan beserta unsur Muspila dan Seluruh Peserta Akseptor KB.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Balangan, Ahmad Nasai menuturkan, dalam launching kali ini pelayanan pemberian alat kontrasepsi dilakukan kepada 20 orang, terdiri dari 18 orang Implan dan dua orang IUD.

“Momentum pelayanan serentak Ini juga mendukung Program penekanan angka Stunting, yaitu Mendukung Penuh 100 Hari Kehidupan pertama. Merencanakan keluarga, baik sebelum ataupun sesudah konsepsi. Dengan begitu semoga bisa mengurangi angka Stunting pada generasi selanjutnya,” harapnya.

Senada, Kepala BKKBN Provinsi Kalsel mengharapkan, melalui momen pelayanan KB serentak di seluruh Indonesia ini peserta KB dapat meningkat.

Tentunya hal itu agar kehamilan yang tidak diinginkan berkurang, karena di masa Covid-19 fasilitas kesehatan membatasi pelayanan demi menghindari terjadinya Covid-19.

Sementara itu, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Balangan, Megawati Ulfah mewakili Ketua TP PKK Balangan, Sri Huriyati Hadi mengharapkan, pelayanan kontrasepsi serentak dikaitkan untuk mendorong peningkatan kemandirian masyarakat dalam memenuhi hak kesehatan dan reproduksi.

“Kami TP PKK tentu mendukung program nasional ini untuk mensosialisasikan tujuan pemakaian kontrasepsi, guna membatasi jumlah kelahiran agar menciptakan masyarakat yang sehat dan sejahtera,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengimbau kepada para ibu dan kaum perempuan, agar menyukseskan program pelayanan kontrasepsi. 

Tujuannya agar mampu memenuhi kebutuhan perencanaan keluarga yang berkualitas, dan menjadi satu pilihan utama dalam menggunakan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). (aol) 

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved