Breaking News:

Kriminalitas Tapin

Pembunuhan Gadis 17 Tahun di Kabupaten Tapin Terungkap, Pelaku Terpergok Mencuri

Petugas Polda Kalsel dan Polres Tapin menangkap pembunuh gadis 17 tahun di Kabupaten HSS. Pelaku mencuri, ketahuan korban yang kemudian dibunuhnya.

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Alpri Widianjono
MACAN KALSEL
Petugas gabungan Ditreskrimum Polda Kalimantan Selatan dan Polres Tapin meringkus tersangka pembunuhan gadis belia di Kabupaten Tapin, Sabtu (1/5/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Fakta terkait wafatnya gadis berinisial NR (17) yang merupakan cucu Bupati Tapin ketujuh, H Ahmad Makkie, dan anak dari H Fajar Safari pada Minggu (25/4/2021), makin terang benderang. 

Sejumlah fakta terungkap setelah ditangkapnya seorang pelaku berinisial MA (33) oleh tim gabungan Tim 2 Unit Opsnal Jatanras (Macan Kalsel) Ditreskrimum Polda Kalimantan Selatan, bersama Unit Buser Polres Tapin, Sabtu (1/5/2021).

Lelaki berinisial MA tersebut diduga merupakan tersangka yang bertanggungjawab atas wafatnya NR. 

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel, Kombes Hendri Budiman, melalui Kasubdit III, AKBP Andy Rahmansyah, membenarkan MA telah diamankan saat berada di persembunyiannya di Desa Batang Kulur, Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Sabtu (1/5/2021).

Baca juga: Makam Gadis 17 Tahun Di Tapin Akhirnya Dibongkar Polisi Secara Tertutup

"Betul, yang memeriksa Polres Tapin. Masih didalami," kata AKBP Andy dikonfirmasi.

Penangkapan terhadap tersangka MA diawali dari informasi yang dihimpun petugas dari hasil penyelidikan di tempat kejadian dan keterangan saksi hingga didapati dugaan mengarah pada tersangka MA. 

Petugas kemudian bergerak cepat setelah mengetahui informasi bahwa MA tengah bersembunyi di rumah neneknya di Desa Batang Kulur, Kandangan, Kabupaten HSS

Nekat, MA yang mengetahui sudah dikepung oleh petugas justru melawan.

Baca juga: VIDEO Tewasnya Gadis 17 Tahun di Tapin Belum Terungkap, Begini Penjelasan Kasatreskrim

Karena membahayakan, petugas yang tak mau kehilangan kesempatan untuk meringkus MA, akhirnya melakukan tindakan tegas dan terukur.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved