Breaking News:

Berita Tabalong

Petugas Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong Optimalkan Posko Desa Pantau Pemudik

Pos pantau pemudik di Kabupaten Tabalong dibangun di Kecamatan Kelua untuk yang dari Kalteng dan pos di Kecamatan Jaro untuk pemudik dari Kaltim.

Penulis: Dony Usman | Editor: Alpri Widianjono
CAMAT JARO SUWANDI UNTUK BPOST GROUP
Pos PPKM mikro yang sudah didirikan akan difungsikan maksimal awasi pemudik, di wilayah Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Seiring adanya pembatasan mudik Lebaran 2021, pengawasan terhadap mobilitas masyarakat akan dilakukan di daerah-daerah perbatasan yang jadi akses keluar masuk.

Di Kabupaten Tabalong, untuk jalur resmi yang dilalui jalan antar provinsi ada dua titik yang jadi batas Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan provinsi tetangga.

Pertama, di wilayah Kecamatan Jaro yang berbatasan langsung dengan Kalimantan Timur (Kaltim).

Kedua, di Kecamatan Kelua yang jadi batas dengan Kalimantan Tengah (Kalteng).

Baca juga: Puluhah Usaha Mikro Kecil Sudah Terdaftar di Sistem E-Marketplace Langsat Tabalong

Baca juga: Langgar Edaran Terkait Mudik dan Cuti, ASN dan P3K Tabalong Akan Diberi Sanksi

Camat Jaro, Suwandi, kepada Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (1/5/2021), mengatakan, pihaknya sudah melakukan persiapan terkait antisipasi pemudik pada Idul Fitri 2021.

Di antaranya, telah mempersiapkan untuk membangun posko cegah mudik di perbatasan dengan Kaltim.

Untuk pokso cegah mudik di perbatasan ini, nantinya melibatkan anggota Dishub, Basarnas, Satpol PP, Dinas Kesehatan, BPBD, juga Polri dan TNI. 

"Kami, tiga pilar Kecamatan Jaro, mengaktifkan lagi satgas dan posko desa yang sudah ada," tambah Suwandi.

Baca juga: Memudahkan Wajib Pajak, BPPRD Tabalong Kerja Sama dengan Fitur e-Money

Baca juga: Pemberian vaksin Covid-19 Untuk Lansia di Tabalong Terus Bertambah, Ini Capaiannya

Untuk satgas desa ini terdiri dari Satgas Desa Lano, Satgas Desa Garagata, Satgas Desa Jaro dan Satgas Desa Namun.

Pengoptimalan satgas dan posko desa ini tujuannya tidak lain untuk mendukung Larangan Mudik Lebaran 2021   dan memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan antisipasi dini.

"Tugasnya, turut menyebarluaskan informasi imbauan kepada warga masyarakatnya di desa masing-masing," ujar camat.

Kemudian juga sebagai antisipasi, bila ada keluarga dari luar provinsi datang langsung ke keluarga di desa masing-masing, maka segera melapor dan mengambil langkah pendekatan persuasif untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh petugas.

Baca juga: Diduga Pengaruh Sabu, Pria Tabalong Parkir Yaris di Tengah Jalan Golf Banjarbaru, Simpan 2 Paket

Baca juga: Anggota DPRD Tabalong Datangi DPRD Kalsel untuk Pertanyakan Bendungan Sungai Kumam

"Jadi, posko desa yang sudah ada, posko PPKM mikro, kami optimalkan fungsinya untuk ikut bantu memantau pemudik di wilayahnya masing-masing," ucapnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Dony Usman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved