Breaking News:

Berita HST

Razia Petasan dan Knalpot Nyaring, Anggota Polres HST Juga Bubarkan Kerumunan Remaja

Keluhan masyarakat terhadap aksi lempar petasan dan balapan liar dengan knalpot nyaring kembali dilaksanakan Polres Hulu Sungai Tengah bersama Satpol

Penulis: Hanani | Editor: Edi Nugroho
Foto Humas Polres HST untuk banjarmasinpost.co.id
Kegiatan penertiban balapan liar, kerumunan serta pelempar petasan oleh Polres HST dan Satpol PP, JUmat malam 30 April 2021. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI- Keluhan masyarakat terhadap aksi lempar petasan dan balapan liar dengan knalpot nyaring kembali dilaksanakan Polres Hulu Sungai Tengah bersama Satpol PP.

Hasilnya, empat unit sepeda motor menggunakan knalpot brong tanpa pelat disita bersama STNK dan SIM-nya. Selain itu, tim gabungan juga penyita dua alat bunyi petasan modifikasi yang menggunakan spiritus.

Kapolres HST melalui Kasubbag Humas Polres HST Iptu Subagio, Sabtu (1/5/2021) menjelaskan, peneritiban dilaksanakan Jumat 30 April 2021 selepas salat magrib, hingga waktu salah tarawih di sekitar lapangan Dwiwarna Barabai. Kegiatan dipimpin KBO Intelkam Polres HST Ipada Rambo bersama anggota piket fungsi Polres HST dan anggota Satpol PP.

“Selama Ramadan, masih ditemukan remaja yang berkumpul-kumpul di Lapangan Dwiwarna Barabai. Mereka menyalakan petasan dan pada saat berkumpul terjadi kerumunan tanpa mematuhi kewajiban pakai masker, sehingga melanggar protokol kesehatan,”kata Subagio.

Baca juga: VIDEO Knalpot Bising Pemicu Balapan Liar, Satlantas Kotabaru Musnahkan Ratusan Buah Hasil Operasi

Baca juga: Sita dan Musnahkan Ratusan Knalpot Bising, Kapolres Kotabaru Sebut Efektif Tekan Balapan Liar

Baca juga: Polres Kotabaru Kenakan Denda Rp 250 Ribu bagi Pemakai Knalpot Bising yang Terjaring Petugas

Baca juga: VIDEO 20 Knalpot Brong Sitaan Satlantas Polres Tabalong Digerinda

Mereka pun diberikan pembinaan dan bagi pengguna petasan diambil petasannya agar tak digunakan lagi.

Dijelaskannya, penertiban tersebut bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban umum selama bulan Suci Ramadhan, agar masyarakat bisa beribadah salat magrib hingga tarawih di musala hingga masjid tanpa terganggu bunyi petasan yang membuat orang kaget dengan bunyi ledakannya.

Spanduk peringatan dan ancaman hukuman bagi pelaku balapan liar
Spanduk peringatan dan ancaman hukuman bagi pelaku balapan liar (Foto Humas Polres HST untuk banjarmasinpost.co.id)

Termasuk balapan liar dengan knalpot nyaring, selain mengganggu kenyamanan pengguna jalan lain, juga membahayakan orang lain karena dilakukan di jalan umum.

Sebelumnya, Satlantas Polres HST memberikan peringatan melalui spanduk bahwa Polres HST akan menindak tegas pelaku balapan liar dan menjerat mereka dengan pasal 297 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas.

Adapun ancaman hukumannya , pidana kurungan satu tahun atau denda maksimal Rp 3 juta serta barang bukti berupa sepeda motor disita selama satu bulan. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved