Breaking News:

Berita Kotabaru

Warga Tunggu Air Surut, Baru Bisa Lintasi Jalan di Pamukan Selatan Kabupaten Kotabaru

Jembatan dan jalan di Pamukan Selatan Kabupaten Kotabaru rendah, sehingga selalu terenam air laut saat pasang. Pemkab diminta tinggikan konstruksi.

ARDIANSYAH UNTUK BPOST GROUP
Jalan terendam air pasang di Kecamatan Pamukan Selatan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Jembatan penghubungan Desa Mulyodadi, Tanjung Semalantakan dan Sakalimau, Kecamatan Pamukan Selatan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, dikeluhkan masyarakat.

Keluhan mayoritas yang intens melewati wilayah itu, saat air laut pasang, jembatan dan juga badan jalan terndam.

Warga dari beberapa desa di kecamatan itu terpaksa harus menunggu air laut surut agar bisa melintas di wilayah itu. Tidak berani memaksa, khawatir terjadi hal tidak diinginkan. 

Hal itu diungkapkan Ardiansyah, seorang warga Pamukan Selatan. Menurut dia, kondisi itu kerap terjadi bersamaan musim air laut pasang.  Ditambah lagi, konstruksi jembatan sudah sangat tua.

Baca juga: Update Covid-19 Kotabaru: Sembuh 13, Positif 1, Suspek 36 Orang

Baca juga: Kebakaran Kalsel, Empat Kios Kontrakan Ludes, Reskrim Polres Kotabaru Lakukan Penyelidikan

Bahkan, terang Ardiansyah, kondisi jembatan tidak layak lagi digunakan untuk akses mobilitas.

Meski demikian, tetap digunakan, walau acap kali warga dari beberapa desa bergotong royong memperbaiki jembatan.

"Begitulah kondisinya, bila air laut pasang," keluh Ardiansyah kepada Banjarmasinpost.co.id,  Sabtu(1/5/2021).

Untuk bisa melewati jalan, warga terpaksa berjam-jam menunggu air laut surut. Oleh karena itu, mereka berharap ada perhatian pemerintah daerah melalui instansi terkait.

Baca juga: VIDEO Knalpot Bising Pemicu Balapan Liar, Satlantas Kotabaru Musnahkan Ratusan Buah Hasil Operasi

Baca juga: Jalan Titian di Taman Melati Semayap Kabupaten Kotabaru Rawan Ambruk

"Mudah-mudahan ada upaya pemerintah. Walau air pasang, jalan tetap bisa dilintasi. Tidak menunggu lagi sampai berjam-jam," harapnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved