Breaking News:

Berita Palangkaraya

Direktur PT AGPM Kalteng Ditangkap di Banjarbaru Kalsel Atas Dugaan Investasi Bodong

AR (41) adalah Direktur PT Adhi Graha Properti Mandiri selaku pengembang pembangunan Mall Palangka Trade Center (PTC) dan Mall Adonis Trade Center (AT

Foto Humas Polda Kalteng
Polisi saat mengamankan AR (41) Direktur PT Adhi Graha Properti Mandiri yang diduga melakukan penipuan investasi bodong. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - AR (41) adalah Direktur PT Adhi Graha Properti Mandiri selaku pengembang pembangunan Mall Palangka Trade Center (PTC) dan Mall Adonis Trade Center (ATC) ditangkap Petugas Subdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Kalteng, Selasa (27/4/2021) petang, diduga melakukan penipuan.

Pengembang ini, sudah lama diburu polisi, setelah adanya laporan yang masuk ke Polda Kalteng, sehingga akhirnya ditangkap di Rumah Makan Ayam Goreng Perdana di Jalan Ahmad Yani kilometer 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Dia disangkakan melakukan tindak pidana penipuan investasi bodong terkait pembangunan mal.

Di Palangkaraya dia menjadi pengembang pembangunan Mall PTC (Palangka Trade Center) yang berlokasi di Jalan Tjilik Riwut kilometer. 2,5 Kota Palangkaraya dan pembangunan Mall ATC (Adonis Trade Center) Jalan Adonis Samad Kota Palangkaraya.

Baca juga: DAFTAR 28 Investasi Bodong yang Disetop OJK yang Lakukan Money Game, Crypto Aset, Forex, Robot Forex

Baca juga: Polda Kalsel dan OJK Bentuk Satgas Terkait Investasi Bodong, Begini Tugasnya

Baca juga: OJK Ingatkan Masyarakat Waspada Investasi Keuntungan Tak Wajar, Investasi Bodong Capai Rp 92 Triliun

Baca juga: Buka-bukaan Pinkan Mambo Soal Investasi Bodong MM, Rekan Duet Maia Sebelum Mulan Jameela Ungkap Ini

Baca juga: Maraknya Investasi Bodong dan Fintech Ilegal jadi Perhatian Gubernur Kalteng, Ingatkan Warga Begini

Dia menerima pemesanan pertokoan (outlet) kepada pengusaha. Namun seiring tidak berjalannya pembangunan mall, dia tidak menepati janjinya dan merugikan sejumlah korban akibat perbuatannya tersebut kerugian yang menimpa korban mencapai Rp 6,8 miliar.

Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Kismanto Eko Saputro, Minggu (2/5/2021) membenarkan penangkapan tersebut. Dia mengungkap, modus pelaku adalah menawarkan outlet toko di mall yang sedang dibangun. Awalnya berada di Jalan TJilik Riwut kilometer 2,5, namun dipindahkan ke Jalan Adonis Samad.

“Pembangunan mall di Jalan Tjlik Riwut tak terlaksana kemudian dialihkan ke Jalan Adonis Samad ternyata juga tidak ada," ujarnya.

Kabid Humas mengatakan, hingga Minggu (2/5/2021) pelaku masih ditahan di Mapolda Kalteng, untuk proses pemeriksaan, pihak penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku untuk mengetahui seberapa banyak jumlah korban yang tertipu akan investasi bodong tersebut.

Pelaku disangkakan Pasal 378 KUHPidana tentang tindak pidana penipuan. "Laporan lain ada di Polresta Palangkaraya terkait pembangunan rumah dengan uang muka nol persen perumahan di Jalan TJilik RIwut kilometer 4 ternyata juga fiktif,” ujarnya. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved