Breaking News:

Bisnis Rotan Kalteng

Menilik Bisnis Rotan Kalteng, Jalur Darat Tembus Pembeli Luar Negeri Langsung ke Kebun

Para petani rotan yang ada di Desa Terantang Kecamatan Seranau Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah,

banjarmasinpost.co.id/faturahman
Petugas pembersih rotan di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Para petani rotan yang ada di Desa Terantang Kecamatan Seranau Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, merasa terbantu setelah dibangunnya jembatan Cempaka Mulya, Kecamatan Cempaga Kotim.

Selama ini petani rotan setempat tidak bisa memasarkan hasil rotan langsung lewat jalur darat akibat sehingga harus lewat kapal penyeberangan karena belum ada jalan darat tembus ke Sampit.

Namun setelah adanya jembatan di Desa Cempaka Mulya, secara otomatis memudahkan pembeli langsung datang ke kebun pakai angkutan darat dalam membeli rotan milik petani di Kecamatan Seranau.

Beberapa petani di Seranau, mengungkapkan, pihaknya merasa terbantu dengan adanya jembatan Cempaka Mulya tersebut, karena pemasaran rotan bisa langsung diambil di kebun oleh pembeli yang datang dari Kalsel, Pontianak bahkan ada yang dari luar negeri.

Baca juga: Menilik Bisnis Rotan Kalteng, Rotan Kini Bukan Lagi Hasil Hutan Ikutan, Tapi Budidaya Warga

Baca juga: Menilik Bisnis Rotan Kalteng, Rotan Katingan Terbaik di Dunia

Baca juga: Menilik Bisnis Rotan Kalteng, Masih Banyak Terdapat di Pinggiran Sungai

"Alhamdulillah, keberadaan jembatan Cempaka Mulya sangat membantu, karena pembeli rotan bisa langsung dagang ke kebun untuk membeli, sehingga kami juga tidak susah dalam menjualnya," ujar Abdul salah seorang pemilik kebun rotan. (banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved