Breaking News:

Bisnis Rotan Kalteng

Menilik Bisnis Rotan Kalteng, Menunggu AturanTentang Tata Kelola Rotan

Pemerintah melalui bea cukai Kalimantan Tengah, hingga saat ini masih menunggu tentang aturan tentang tata kelola rotan agar ekspor rotan Kalteng bi

banjarmasinpost.co.id / faturahman
Rotan Kalteng hasil kebun warga di Pelangsian Kotim. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pemerintah melalui bea cukai Kalimantan Tengah, hingga saat ini masih menunggu tentang aturan tentang tata kelola rotan agar ekspor rotan Kalteng bisa terkontrol dengan baik.

Dia mengatakan, hasil pengamatan pihaknya ada kerancuan dengan ekspor rotan selama ini, karena,berdasarkan data yang didapatkan meski ada larangan rotan namun ekspor rotan malah banyak terdapat di Negara Cina.

Padahal, sebut dia, Cina tidak punya hutan tetapi malah menjadi pengekspor rotan terbesar di dunia, padahal cina tidak memiliki hutan sehingga tidak mungkin ada rotan di negara cina.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Sampit, Indasah di Sampit, mengatakan, pihaknya menduga selama ini banyak terjadi penyelundupan rotan mentah ke Cina.

Baca juga: Menilik Bisnis Rotan Kalteng, Jalur Darat Tembus Pembeli Luar Negeri Langsung ke Kebun

Baca juga: Menilik Bisnis Rotan Kalteng, Rotan Kini Bukan Lagi Hasil Hutan Ikutan, Tapi Budidaya Warga

"Karena itulah kami menunggu pembuatan aturan melalui pergub terkait pengelolaan atau tata kelola rotan tersebut, agar tidak diselundupkan ke negara lain," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved