Breaking News:

Berita Kalteng

VIDEO Cuma 4 Penumpang yang Turun dari Kapal Kirana di Pelabuhan Sampit Kalteng

KM Kirana yang sandar di Pelabuhan Kotim Kalteng hanya dinaiki 4 orang. Pemudik susah karena harus PCR Swab Rp 800 ribu, naik kapal cuma Rp 200 ribu.

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Penumpang dari Jawa, sedikit yang masuk ke Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, dalam sepekan ini.

Bahkan penumpang Kapal Motor (KM) Kirana yang datang di Pelabuhan Sampit saat Sabtu (1/5/2021), cuma 4 orang.

"Iya, penumpang yang datang sedikit saat Sabtu, 1 Mei 2021. Cuma empat penumpang. Sebelumnya, 13 orang yang datang dari Pulau Jawa. Semakin dekat Lebaran, penumpang yang datang naik kapal ke Sampit makin berkurang," ujar Rosana, petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Pelabuhan Sampit, Minggu (2/5/2021).

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kotim, Siagano, mengatakan, pihaknya menyesuaikan dengan surat edaran Gubernur Kalteng tentang penumpang kapal laut dan pesawat wajib pakai surat keterangan sehat PCR Swab.

Baca juga: Karhutla Kalteng, Personel Brimob Padamkan Api di Jalan Arah Sampit-Pangkalanbun

Baca juga: Narkoba Kalteng, Warga Simpan 9 Paket Sabu di Dompet Digiring ke Polres Kotim

Baca juga: Menilik Bisnis Rotan Kalteng, Pembeli Makin Banyak Petani Kekurangan Stok

Baca juga: Karhutla Kalteng, Personel Brimob Padamkan Api di Jalan Arah Sampit-Pangkalanbun

"Kami menegakkan aturan dari Surat Edaran Bapak Gubernur Kalteng yang mewajibkan semua penumpang kapal laut dan pesawat udara yang masuk ke Kalteng wajib pakai surat keterangan negatif hasil tes PCR Swab," bebernya.

Sementara itu, beberapa penumpang kapal laut yang ditemui mengaku sangat berat untuk membayar biaya pemeriksaan PCR Swab karena harganya mencapai Rp 850 ribu hingga Rp 1 juta sekali periksa.

"Harga tiket kapal cuma Rp 200 ribuan. Begitu berat untuk pulang kampung saat ini," ujar Halim, salah satu penumpang.

(Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved