Breaking News:

Berita Tanahlaut

Berisiko Diseruduk hingga Disepak Sapi, Petugas Non ASN/PTT di Tala Belum Diasuransikan

Petugas kesehatan hewan non ASN beresiko cidera akibat diseruduk atau disepak sapi. Karena itu, mereka juga perlu dilindungi asuransi

banjarmasinpost.co.id/idda royani
ASURANSI - Kepala Disnak Keswan Tala Subaryo menyampaikan usulannya tentang perlunya petugas peternakan mendapatkan asuransi pada Rakor antara Pemkab Tala dengan BPJS Ketenagakerjaan di Gedung Sarantang Saruntung, beberapa hari lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kabupaten Tanahlaut (Tala) merupakan lumbung ternak di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Selain bercocok tanam, umumnya petani di daerah ini juga memelihara ternak terutama sapi.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Tala pun memberdayakan beberapa peternak yang memiliki kecakapan melakukan penanganan pelayanan kesehatan hewan maupun reproduksi (inseminasi buatan), membantu penyuluh peternakan.

Aktivitas mereka penuh risiko seperti diseruduk hingga disepak ternak. Mereka belum terakomodasi dalam program asuransi di Disnak Keswan Tala. 

"Petugas di lapangan terutama mereka yang non PNS (pegawai negeri sipil) dan non PTT (pegawai tidak tetap) belum terdaftar sebagai peserta asuransi," ucap Kepala Disnak Keswan Tala Suharyo, Senin (3/5/2021).

Baca juga: Lindungi Atlet dari Risiko Cedera, Dispora Tala Minta Pengcab Sisihkan Dana Hibah untuk Asuransi

Baca juga: VIDEO Lindungi Pekerja Nonformal, Pemkab Tala Rumuskan Pemberian Asuransi Kesehatan

Baca juga: Bank Kalsel Kolaborasi dengan Generali, Luncurkan Asuransi Jiwa Banua Proteksi

Karena itu, lanjutnya, mereka perlu disauransikan. Termasuk mereka yang tergabung dalam asosiasi pedagang ternak.

Pasalnya aktivitas mereka pun penuh risiko ketika menaikturunkan ternak ke mobil. Selain itu mobilitas mereka juga cukup tinggi dan penuh risiko pula selama perjalanan.

"Perlu didiskusikan lagi dengan BPJS Ketenagakerjaan agar mereka-mereka itu juga bisa mendapatkan perlindungan asuransi," sebut Suharyo. 

Penjaminan asuransi bagi pekerja formal dan nonformal di Tala juga telah dibahas pada rapat koordinasi Pemkab Tala bersama Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-K) 29 April 2021 kemarin di Gedung Sarantang Saruntung, Pelaihari.

Pertemuan itu dipimpin Asisten II Setda Tala H Akhmad Hairin. Fokusnya menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2021 Optimalisasi Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. 

Baca juga: Industri Asuransi Hindari Penyebaran Covid-19, Begini Caranya

Suharyo yang juga hadir pada rakor tersebut mengutarakan perlunya tenaga lapangan non PNS/non PTT untuk mendapatkan asuransi sehingga lebih merasa aman dan nyaman dalam menjalankan tugas.

Sejumlah petinggi satuan kerja perangkat daerah di Tala mengutarakan hal senada. Di antaranya dari Dinas Pemuda dan Olahraga Tala yang menyebutkan perlunya asuransi untuk atlet, pelatih, dan asisten pelatih. (Banjarmasinpost.co.id/Idda royani)

Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved