Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

Ditetapkan Paslon Peraih Suara Terbanyak, Ibnu-Arifin : Mudahan Tidak Ada Lagi Gugatan

Paslon petahana di Pilkada (Pilwali) Banjarmasin 2020 yakni H Ibnu Sina-Arifin Noor ditetapkan sebagai peraih suara terbanyak.

banjarmasinpost.co.id/frans rumbon
Paslon petahana Pilwali Banjarmasin 2020, H Ibnu Sina-Arifin Noor, Senin (3/5/2021) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Setelah melalui proses panjang hingga Pemungutan Suara Ulang (PSU), Pasangan calon (paslon) petahana di Pilkada (Pilwali) Banjarmasin 2020 yakni H Ibnu Sina-Arifin Noor ditetapkan sebagai peraih suara terbanyak.

Hal ini diketahui berdasarkan hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat kota, yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banjarmasin kemarin Minggu (2/4/2021).

Berdasarkan rekapitulasi yang dilaksanakan di Hotel G'Sign tersebut, paslon nomor urut 02 ini meraup sebanyak 89.378 suara, sementara rivalnya yakni paslon Hj Ananda-Mushaffa Zakir (AnandaMu) mengantongi 81.262 suara.

Sedangkan di urutan ketiga ditempati paslon Haris Makkie-Ilham Nor dengan total 34.865 suara sedangkan di urutan keempat ditempati oleh paslon Khairul Saleh-Habib Ali dengan perolehan 29.926 suara.

Baca juga: Pleno Pilkada Banjarmasin Menangkan Petahana, Tim AnandaMU Keberatan Lalu Lakukan Ini

Baca juga: Hasil Akhir Pilkada Banjarmasin, Rapat Pleno KPU Nyatakan Petahana Menang

Baca juga: Kalah di PSU, Namun Jadi Pemenang Pilwali Banjarmasin 2020, ini Kata Calon Wawali Petahana

Apabila tidak ada aral melintang atau tidak ada gugatan, maka dalam tiga hingga lima hari ini paslon petahana pun akan ditetapkan sebagai paslon terpilih di Pilwali Banjarmasin 2020.

Ditetapkan sebagai peraih suara terbanyak, Calon Wali Kota Banjarmasin petahana yakni H Ibnu Sina pun tentunya mensyukurinya.

"Kami bersyukur proses PSU selesai, dan rekapitulasi pleno pun juga selesai tadi malam. Hasilnya sama-sama kita tahu dan kita berharap proses ini bisa berlanjut dan sesegeranya setelah itu dilakukan penetapan oleh KPU Banjarmasin," kata Ibnu Sina, Senin (3/4/2021).

Ibnu Sina pun berharap proses selanjutnya ini berjalan dengan lancar, hingga dirinya pun bisa secepatnya dilantik sebagai Wali Kota Banjarmasin untuk periode selanjutnya.

Tak heran karenanya Ibnu Sina pun berharap jelang penetapan paslon terpilih tidak ada lagi sengketa atau gugatan-gugatan.

"Mudahan tidak ada lagi gugatan. Karena setelah ini kita berharap Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin harus segera berjalan. Warga Kota Banjarmasin sudah terlalu lama menunggu hasil Pilkada ini, sehingga kepemimpinan bisa segera dilanjutkan," katanya.

Ibnu mengaku ingin secepatnya bisa dilantik, karena dirinya pun ingin segera menjalankan tugas serta visi dan misinya yakni Baiman jilid II.

"Waktu kita tidak banyak, hanya 3,5 tahun untuk mewujudkan visi misi itu. Sehingga Pekerjaan Rumah (PR) yang sudah ada di hadapan segera diselesaikan," terangnya.

Baca juga: Hasil Hitung Cepat Tim Ibnu-Arifin, Klaim Kemenangan di PSU Pilwali Banjarmasin

Mengenai PR yang harus diselesaikan tersebut, Ibnu Sina pun menerangkan di antaranya masih terkait dengan penanganan Covid-19.

"Selain itu, penanganan pascabanjir masih menjadi agenda utama. Di samping UMKM dan ekonomi kita bisa pulih, minimal bisa bertahan. Serta persoalan-persoalan sosial lainnya bisa teratasi dengan baik," pungkasnya.(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Penulis: Frans Rumbon
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved