Breaking News:

Berita Banjarbaru

Heboh Dikira Kerangka Balita di Dalam Sumur di Banjarbaru, Saat Dievakuasi Ternyata Faktanya Ini

Kabar penemuan  kerangka balita lima tahun sempat membuat warga Komplek Citra Berlian, Jalan Pandu, Guntung Paikat, Banjarbaru Selatan heboh

Aulia untuk BPost
Tim Inafis Sat Reskrim Polres Banjarbaru melakukan identifikasi kerangka yang semula di duga manusia di Komplek Citra Berlian, Jalan Pandu, Guntung Paikat, Banjarbaru Selatan, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Minggu (2/5/2021) malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kabar penemuan  kerangka balita lima tahun sempat membuat warga Komplek Citra Berlian, Jalan Pandu, Guntung Paikat, Banjarbaru Selatan, Banjarbaru, Kalimantan Selatan cepat menyebar dan menghebohkan warga, Minggu (2/5/2021). 

Bermula warga, Arpani (43) yang mencium bau tidak sedap di sekitaran tempat tinggalnya. Penasaran, yang bersangkutan mencari sumber bau berasal.

Setelah dicari, ternyata sumber bau dari dalam sumur milik tetangganya. Dan bersamaan dengan itu, Arpani juga melihat sesuatu yang diduga kerangka manusia.

Lalu, yang bersangkutan melaporkan perihal tersebut ke SPKT Polres Banjarbaru, sekitar pukul 23.00 wita.

Baca juga: ANEH, Ditemukan Jadi Kerangka dalam Posisi Duduk, Jasad Eks Bu Guru Ini Tak Mengeluarkan Bau

Baca juga: Polisi Selidiki Temuan Kerangka di Desa Pantai Cabe Kabupaten Tapin

Baca juga: Identitas Kerangka di Desa Pantai Cabe Dikenali Warga Kabupaten Banjar

Kapolres Banjarbaru, AKBP Doni Hadi Santoso melalui Inafis Sat Reskrim Polres Banjarbaru, Aulia Rahman, yang bersangkutan melaporkan perihal tersebut ke SPKT Polres Banjarbaru

"Saat itu, kami (Jajaran Polres Banjarbaru) langsung menindak lanjuti laporan Arpani dan mendatangi sekaligus mencek ke tempat kejadian perkara (TKP)," kata Aulia. 

Sesampainya disana benar saja memang ada terlihat kerangka di duga manusia atau balita  di dalam sumur kering yang kedalamannya sekitar delapan meter dengan diameter 80 cm.

"Kemudian kami menanyakan kepada warga sekitar, apakah ada yang kehilangan anaknya. Namun, ternyata tidak ada yang kehilangan," ujarnya. 

Pihaknya, juga sempat khawatir juga jasad tersebut korban pembunuhan, tetapi disekitaran tersebut tidak ditemukan ada sendal ataupun pakaian.

Dikarenakan tidak ada yang merasa kehilangan anaknya, sekitar pukul 00.30 wita, atas bantuan Relawan Landu serta dibantu UPT Damkar serta Basarnas Banjarbaru dilakukanlah proses evakuasi mengangkat jasad yang di duga balita. 

Halaman
12
Penulis: Siti Bulkis
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved