Breaking News:

PT Arutmin Indonesia

PT Arutmin Tambang Asamasam Gelar Webinar Integrasi Pertanian dan Perternakan

PT Arutmin Indonesia Tambang Asamasam menggelar Webinar dengan tema Integrasi Pertanian dan Perternakan dalam Rangka Mewujudkan Ketahanan Pangan

PT Arutmin Indonesia
PT Arutmin Indonesia Tambang Asamasam bekerjasama dengan Politeknik Negeri Tanahlaut (Tala) serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tala mengadakan Webinar dengan tema Integrasi Pertanian dan Perternakan dalam Rangka Mewujudkan Ketahanan Pangan, Rabu (28/4/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - PT Arutmin Indonesia Tambang Asamasam bekerjasama dengan Politeknik Negeri Tanahlaut (Tala) serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tala mengadakan Webinar dengan tema Integrasi Pertanian dan Perternakan dalam Rangka Mewujudkan Ketahanan Pangan.

Acara webinar ini dibuka oleh Direktur Politeknik Negeri Tala, Dr Mufrida Zein SAg, MPd.

Dalam sambutannya, Mufrida menyampaikan bahwa Tala memiliki potensi SDA yang unggul terutama dalam hal pertanian dan peternakan.

“Potensi yang besar berupa pertanian dan peternakan di daerah kita ini perlu diintegrasikan agar lebih optimal dan menghasilkan nilai tambah bagi pemanfaatan sektor pertanian dan peternakan,” ungkap Mufrida, Rabu (28/4/2021).

Webinar yang diikuti oleh masyarakat umum dan mahasiswa ini menghadirkan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tala Ir Suharyo, sebagai keynote speaker.

Hadir pula para narasumber dari akademisi di antaranya, dosen Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Ir Anis Wahdi MSi, Dosen Agroindustri Politeknik Negeri Tala sekaligus praktisi peternakan kambing Anton Kuswoyo, SSi, MT, dan E Wawan ST, Community Development PT Arutmin Indonesia Tambang Asamasam.

Materi pertama disampaikan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ir Suharyo.

Dalam paparannya Suharyo menjelaskan bahwa Tala memiliki potensi peternakan yang terbesar dibandingkan daerah lain di Kalimantan Selatan.

“Ternak sapi di Tala mampu menyumbang kebutuhan sapi di Kalimantan Selatan bahkan sampai 51,99 persen. Sementara ternak lainnya seperti ayam, itik, kerbau, dan kambing, populasinya juga kian meningkat dari tahun ke tahun,” ungkap Suharyo.

PT Arutmin Indonesia Tambang Asamasam bekerjasama dengan Politeknik Negeri Tanahlaut (Tala) serta Dinas Peternakan dan  Kesehatan Hewan Tala mengadakan Webinar dengan tema Integrasi Pertanian dan Perternakan dalam Rangka Mewujudkan Ketahanan Pangan, Rabu (28/4/2021).
PT Arutmin Indonesia Tambang Asamasam bekerjasama dengan Politeknik Negeri Tanahlaut (Tala) serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tala mengadakan Webinar dengan tema Integrasi Pertanian dan Perternakan dalam Rangka Mewujudkan Ketahanan Pangan, Rabu (28/4/2021). (PT Arutmin Indonesia)

Materi dari para nara sumber banyak menjelaskan mengenai potensi peternakan dan pertanian yang jika diintegrasikan maka akan lebih menguntungkan secara ekonomi dan akan lebih berkelanjutan secara lingkungan ekosistem.

Sebagai contoh peternakan ruminansia, unggas dan perikanan jika disinergikan dengan pertanian dan perkebunan, maka akan melahirkan siklus biologis yang saling menguntungkan.

Selain itu, menambah kesuburan lahan, meningkatkan produktivitas pertanian dan peternakan dan menambah keuntungan ekonomi karena sumber daya lokal akan lebih dominan dan optimal.

Melalui kegiatan webinar ini, diharapkan timbulnya generasi-generasi muda dan masyarakat untuk menggeluti bidang pertanian dan peternakan yang mana keduanya dapat diintegrasikan satu sama lainnya.

"Sektor pertanian memiliki keunggulan dalam mewujudkan sustainability development karena sektor tersebut merupakan sektor yang menggali potensi sumber daya alam terbarukan,"ujarnya.

PT Arutmin Indonesia Tambang Asamasam bekerjasama dengan Politeknik Negeri Tanahlaut (Tala) serta Dinas Peternakan dan  Kesehatan Hewan Tala mengadakan Webinar dengan tema Integrasi Pertanian dan Perternakan dalam Rangka Mewujudkan Ketahanan Pangan, Rabu (28/4/2021).
PT Arutmin Indonesia Tambang Asamasam bekerjasama dengan Politeknik Negeri Tanahlaut (Tala) serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tala mengadakan Webinar dengan tema Integrasi Pertanian dan Perternakan dalam Rangka Mewujudkan Ketahanan Pangan, Rabu (28/4/2021). (PT Arutmin Indonesia)

(aol)

Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved