Breaking News:

Berita Tanahlaut

Suami Gantung Diri di Toko Bangunan di Pelaihari Kabupaten Tala, Begini Penuturan Istri

Suami sebelum bunuh diri temui istri di Tajaupecah, Kabupaten Tala, mengajak rujuk. Istri minta waktu untuk berpikir, suami pulang dan melakukannya.

Penulis: Idda Royani | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/ROY
Jenazah seorang lelaki yang tewas gantung diri, dimasukkan ke ambulans untuk dibawa ke rumah duka setelah divisum di RSUD Hasji Boejasin, Kota Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (3/5/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Cara A William Ardi (23) mengakhiri hidup dengan Gantung Diri, Senin (3/5/2021) pagi, menyisakan kesedihan mendalam pihak keluarga. Termasuk bagi sang istri, Noor Hamidah (21).

Ditemui saat sedang menunggu visum jenazah sang suami di kamar mayat RSUD Hadji Boejasin Pelaihari,  Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), Hamidah tak kuasa menahan kesedihan hatinya.

"Kalau saja tahu bakal begini, pasti tak saya biarkan suami saya pergi," ucap istri dari karyawan toko bangunan ini dengan nada lirih, Senin sian.

Suaranya mendadak bergetar dan terisak. Bulir air matanya pun menetes membasahi pipinya dan bergegas ia menyeka.

Baca juga: Sebelum Gantung Diri, Pria Tala Ini Sempat Temui Istri, Begini Penuturan Hamidah Sambil Terisak

Baca juga: Ditemukan Tewas Gantung Diri, Karyawan Toko Bangunan di Tanahlaut ini Bilang Hendak Cerai  

Ia menuturkan hubungan dengan sang suami memang sedang kurang baik. Terjadi sejak sekitar satu setengah bulan lalu. "Kami barambangan (pisah ranjang)," tuturnya.

Kemudian sejak 10 hari lalu, dirinya membuka warung di tepi Jalan A Yani di Desa Tajaupecah, Kecamatan Batuampar, Kabupaten Tala, Kalsel.

Jaraknya, sekitar setengah jam dari kediamannya di Kelurahan Saranghalang RT 5, Kecamatan Pelaihari,  Kabupaten Tala.

Ia menginap di warung tersebut bersama anak semata wayangnya yang berusia 14 bulan. "Saya buka warung untuk mencari nafkah," papar Hamidah.

Baca juga: Geger Gantung Diri di Tanahlaut, Leher Pekerja Bangunan Ini Ditemukan Terjerat Nilon

Baca juga:  Geger Gantung Diri di Tanahlaut, Karyawan Toko Bangunan Ini Ditemukan Tergantung di Tempat Kerja

Dikatakan, Senin (3/5/2021) dini hari, sekitar pukul 03.00 Wita, sang suami datang ke warung. "Intinya, ngajak saya untuk balikan. Saya bilang sabar dulu, apalagi masih dini hari. Saya tak enak dengan tetangga," jelas nya.

Setelah itu, lanjut ibu muda ini, sang suami beranjak ke dapur dan mengambil pisau. Menghindari hal tak diinginkan, ia pun bergegas merebut pisau tersebut.

"Tak lama setelah itu, suami saya pergi meninggalkan warung. Sungguh saya tak menyangka kalau setelah itu suami saya melakukan hal itu (gantung diri)," tandasnya sedih.

Diberitakan sebelumnya, William Ardi ditemukan tergantung di tempat kerjanya, toko bangunan, di Kelurahan Saranghalang, Senin (3/5/2021) pagi. Segera, jenazahnya dibawa ke RSUD Hadji Boejasin Pelaihari.

(Banjarmasinpost.co.id/Roy)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved