Breaking News:

Kemenko Perekonomian

Airlangga: Pelaksanaan Pembangunan Berkelanjutan Dapat Tingkatkan Kualitas Hidup

Pemerintah memastikan pelaksanaan pembangunan berkelanjutan untuk mewujudkan SDGs dilakukan melalui upaya pelestarian lingkungan hijau yang mampu meni

Editor: Edi Nugroho
Foto Kemenko Perekonomian untuk Banjarmasipost.co.id
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah memastikan pelaksanaan pembangunan berkelanjutan untuk mewujudkan SDGs dilakukan melalui upaya pelestarian lingkungan hijau yang mampu meningkatkan kualitas kehidupan.

"Pembangunan berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan kualitas kehidupan dari satu generasi ke generasi berikutnya," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Senin (3/5).

Airlangga memastikan pembangunan berkelanjutan itu sudah sejalan dengan kebijakan yang dirumuskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024.

Untuk itu, menurut dia, pemerintah telah menetapkan arah kebijakan hijau melalui Pembangunan Rendah Karbon sesuai komitmen yang disepakati dalam Perjanjian Paris.

Baca juga: Airlangga Hartarto: Harga Vaksin Mandiri Segera Ditetapkan, Industri Padat Karya Menjadi Prioritas

Baca juga: Airlangga Paparkan 5 Strategi ACRF untuk Integrasikan Ekonomi ASEAN

Baca juga: Menko Airlangga Terima Audiensi Komite Internasional Palang Merah

Berbagai upaya pembangunan berkelanjutan tersebut telah dilakukan melalui penurunan dan intensitas emisi pada bidang prioritas meliputi energi, lahan, limbah, industri, dan kelautan.

Selain itu, melalui Nationally Determined Contributions (NDC), Indonesia berkomitmen menurunkan emisi Gas Rumah Kaca sebesar 29 persen pada 2030 dari kondisi business as usual.

Salah satu upaya inovatif pemerintah yaitu dengan uji coba perdagangan karbon pada sektor ketenagalistrikan, khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU-Batu Bara).

Pada 17 Maret 2021, ia menambahkan, pemerintah telah meluncurkan uji coba sistem perdagangan emisi (Emission Trading System) untuk mendorong efisiensi PLTU dan menurunkan emisi karbon.

"Kebijakan ini menunjukkan kesiapan Indonesia dalam mengembangkan perdagangan karbon domestik dan internasional," kata Airlangga dalam kegiatan "Dialog Industri Series: Peran Perbankan dalam Implementasi Bisnis Hijau dan Pembangunan Berkelanjutan".

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved