Breaking News:

Benih Lobster Diselundupkan

Benih Lobster Diselundupkan di Bandara Soekarno Hatta, 4 Orang Jadi Tersangka

Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, menangkap empat tersangka kasus penyelundupan benih lobster pada tempat dan tanggal berbeda.

Dok. Kementerian Kelautan dan Perikanan
Benih lobster senilai Rp 37 miliar yang berhasil digagalkan penyelundupannya oleh pemerintah di Jambi pada Kamis (18/4/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Walau dilarang dan menjadi perhatian serius, penyelundupan benih lobster masih nekat dilakukan.

Baru-baru ini, polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, menangkap empat tersangka kasus penyelundupan benih lobster pada tempat dan tanggal yang berbeda.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Adi Ferdian menyatakan, tersangka HZ dan AFA ditangkap di Denpasar, Bali, pada 29 April 2021.

Sementara tersangka DS ditangkap di Denpasar pada 30 April. Tersangka GAB ditangkap di Pademangan, Jakarta Utara, pada 22 April.

Baca juga: Ketua PDIP Bogem Politisi PBB dan PAN, Legislator DPRD Takalar Gelut Saat Rapat

Baca juga: Menpan RB Tjahjo Kumolo Pastikan Honorer Tak Dapat THR, Ini Alasannya

Adi mengemukakan, para tersangka ditangkap usai kepolisian menggagalkan penyelundupan 22 boks gabus berisi benih lobster yang bakal dikirim para tersangka melalui Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada 6 April.

"Waktu kehadiran (benih lobster) pada Selasa (6/4/2021), sekira pukul 15.00 WIB. Tempat kejadian di apron 8 Internasional," kata Adi saat konferensi pers di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Selasa ini. Adi menyatakan, ada sejumlah saksi yang turut membantu proses penyelidikan itu. Dari hasil penyelidikan, pihak kepolisian lantas menangkap HZ, AFA, DS, dan GAB di Bali dan Pademangan.

"Dari tanggal 6 April (2021), sekitar tiga minggu kemudian tanggal 29 April (2021), kami mengamankan beberapa orang terkait benih lobster," ujar dia.

Adi mengatakan, para tersangka dijerat dengan Pasal 88 jo Pasal 16 ayat 1 dan/atau Pasal 92 jo Pasal 26 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 44 tahun 2009 tentang Perikanan. "Dan atau Pasal 87 jo Pasal 34 UU RI Nomor 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan," lanjut Adi.

"Ancaman hukuman penjara maksimal enam tahun dan denda Rp 3 miliar," tambah dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Tangkap 4 Tersangka Penyelundup 22 Boks Berisi Benih Lobster",

Editor: M.Risman Noor
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved