Breaking News:

Beruang Madu Masuk Kota

Beruang Madu Muncul di Pagatan Tanbu, Kepala BKSDA Batulicin Sebut Indikator Habitat Rusak

Kepala BKSDA Batulicin, Tejar menyebut kemunculan beruang madu di Desa Batuah mengindikasikan habitat hewan tersebut telah rusak

Polsek Kusan Hilir untuk BPost
Beruang Madu yang sempat sembunyi di semak-semak. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Kemunculan Beruang Madu di wilayah padat penduduk di Pagatan Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanahbumbu, membuat masyarakat setempat heran.

Beruang madu tak pernah dijumpai, namun belakangan ini justru seekor beruang malah muncul dan masuk perkotaan.

Beruang tersebut ditangkap warga karena berupaya mengganggu ketentraman warga dan merusak sejumlah tanaman milik warga. Bahkan hewan terbilang hanas ini mengancam nyawa masyarakat.

Kepala BKSDA Batulicin, Tejar, Selasa (4/5/2021) mengatakan saat ini terkait kemunculan dan kematian beruang di Desa Batuah merupakan dampak negatif dari Konflik antara manusia dan satwa liar. 

Baca juga: Beruang Madu Masuk Kota di Tanahbumbu, Sempat Rusak Tanaman Warga

Baca juga: Beruang Madu Mulai Masuk area Kota Pagatan Kabupaten Tanahbumbu

Baca juga: Beruang Madu Mati, Setelah Masuk Permukiman di Pagatan Kabupaten Tanbu

Fakta beruang madu keluar habitat dan masuk pemukiman merupakan indikator kuat bahwa habitat mereka sudah rusak. 

Informasi konflik manusia dan beruang madu telah diterima sejak bulan April yang lalu.

"BKSDA Kalsel sudah melakukan langkah-langkah penyelamatan, yaitu penggiringan satwa sejak satwa ini terdeteksi di Desa Betung. Satwa ini kemudian bergeser ke Desa Sungai lembu, Desa Barugelang," kata Tejar. (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved