Breaking News:

Berita Palangkaraya

Di Palangkaraya, Operasi Yustisi Tetap Gencar Meski Program Vaksinasi Sudah Berjalan

Tim Sagas Penanganan Covid-19 Kota Palangkaraya, terus melakukan operasi yustisi untuk menertibkan warga Kota Cantik yang tidak taat aturan sehingga

banjarmasinpost.co.id / faturahman
Operasi Yustisi digelar siang dan malam hari untuk mendisiplinkan warga Palangkaraya taat protokol kesehatan. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Tim Sagas Penanganan Covid-19 Kota Palangkaraya, terus melakukan operasi yustisi untuk menertibkan warga Kota Cantik yang tidak taat aturan sehingga dikenakan sanksi jika terjaring razia masker dan pelanggaran lainnya.

Operasi Yustisi dilakukan di jalan umum seperti di Jalan Yos Soedarso di Kelurahan Panarung juga di sejumlah kelurahan lainnya yang ada dipinggiran Kota Palangkaraya untuk menegakkan aturan berdasarkan surat keputusan Wali Kota Palangkaraya.

Kegiatan Operasi Yustisi pun dilakukan pada siang dan malam hari, dan secara acak sehingga ketika operasi digelar selalu banyak warga yang terjaring operasi tersebut, sehingga bagi pelanggar protokol kesehatan terutama tidak memakai masker dikenakan sanksi.

Baca juga: Petugas Operasi Yustisi di Palangkaraya Jaring 17 Warga Tak Pakai Masker

Baca juga: Terapkan Operasi Yustisi Mikro, Petugas Gabungan di Tapin Lakukan Razia Masker ke Desa-desa

Baca juga: Petugas Operasi Yustisi di Kabupaten Tapin Jaring 15 Pelanggar Prokes

Baca juga: Ramai Pengujung Malam Hari, Plasa Murakata Barabai Jadi Sasaran Operasi Yustisi

Dalam beberapa kali kegiatan Operasi Yustisi pelanggaran yang selalu saja dilakukan terutama tidak tertib dalam menggunakan masker, sehingga ketika terjaring operasi yustisi, pelanggar akan ditawarkan untuk membayar denda Rp100 ribu rupiah atau melakukan kerja sosial semisal memungut sampah atau menyapu jalan.

Surya, salah satu warga Palangkaraya, Selasa (4/5/2021) mengaku pernah sekali terjaring Operasi Yustisi saat dia lewat di Jalan Yos Soedarso, kebetulan dia tidak memakai masker sehingga akhirnya dikenakan sanksi."Saya diminta bayar denda Rp100 ribu, karena tidak ada uang akhirnya saya milih kerja sosial memungut sampah," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin, menegaskan, operasi yustisi terus dilaksanakan meski sebagian warga Palangkaraya sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

"Ya, operasi yustisi terus berjalan untuk mendisiplinkan warga taat protokol kesehatan, meskipun tahapan vaksinasi sudah berjalan, jangan lengah meski telah di vaksin, protokol kesehatan tetap wajib dilaksanakan," ujar wali kota. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved