Breaking News:

Berita Selebritis

Lewat Nanang Galuh, Mahasiswi Universitas Brawijaya Ingin Promosikan Kalsel di Jatim

Ada keinginan kuat Puteri Amalia Ramadhina untuk memperkenalkan secara masif kesenian, budaya dan obyek wisata Kalimantan Selatan di Jawa Timur, khusu

Foto Istimewa
Puteri Amalia Ramadhina 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASIN POST.CO.ID - Ada keinginan kuat Puteri Amalia Ramadhina untuk memperkenalkan secara masif kesenian, budaya dan obyek wisata Kalimantan Selatan di Jawa Timur, khususnya Kota Malang.

Supaya bisa merealisasikan hal itu, cewek cantik ini mengikuti pemilihan Nanang Galuh (Naga) Banjarmasin, 20-28 Mei 2021 ini.

"Saya ingin mempromosikan seni, budaya dan wisata lokal di Jawa Timur. Semoga saya bisa masuk final, syukur-syukur menembus menjadi Naga 2021," papar mahasiswa semester 6 prodi Administrasi Publik Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur ini, Selasa (4/5/2021).

Menurutnya, selama kuliah di Malang, teman-temannya banyak yang tak mengetahui tentang obyek wisata di Banua. Kalau pun tahu, tapi tidak mengetahui letak daerahnya. Misalnya obyek Wisata Loksado, tahunya mereka ada di Kalsel, cuma tak tahu tempatnya di daerah Hulu Sungai Selatan. Malah ada yang menyebut terletak di Kaltim.

Baca juga: Nabila Ingin Jajal Pemilihan Nanang Galuh Banjarmasin 2021

Baca juga: Batas Akhir Pendaftaran 23 April 2021, Baru Ada 8 Pendaftar Nanang Galuh Kota Banjarmasin

Baca juga: Pemilihan Nanang Galuh Banjar Dinilai Perlu Dikembalikan ke Fitrahnya

Baca juga: Pewadahan Nanang Galuh Balangan Gelar Seminar Virtual, Bahas Promosi Wisata di Era New Normal

Baca juga: Nanang Galuh HSU Berbagi Takjil dan Sembako

Baca juga: Model Make Up yang Sibuk Urus Nanang Galuh Banjar Ini Mengaku Tertarik Geluti Tata Rias

"Saya pun sering menceritakan di Kalsel cuku banyak obyek wisata menarik. Ada Pasar Terapung yang cukup menarik dan alami dan beda jauh dengan di Thailand. Juga saya cerita ada Baayun Maulid yang peserta tak hanya anak-anak tapi orangtua. Akhirnya, teman-teman kuliah di Malang cukup tertarik datang," tegasnya.

Cewek kelahiran Banjarmasin, 25 Desember 1999 ini pun ingin sekali memperkenalkan juga seni dan budaya Banjar di Jawa.

"Saya iri dengan masyarakat Jawa, khususnya di Malang dan Surabaya cukup sering menggelar pertunjukan seni dan budaya semua lini, tak hanya penggiat seni," jelasnya.

Puteri pun mencontohkan, pengamen di Tunjungan Plaza Surabaya misalnya mengenakan pakai adat Jawa dan menggunakan alat tradisional.

Beda dengan di Banua, pergelaran seni dan budaya hanya diselenggarakan acara tertentu saja seperti festival budaya atau menyambut tamu yang datang.

"Tradisi penganten bausung pun sangat jarang digelar. Begitu juga saat bekawinan menggunakan baju adat penganten Banjar pun sudah tidak pakem lagi," tandasnya.

Alumni Madrasyah Aliyah Negeri (MAN) 2 Model Banjarmasin tahun 2018 ini pun menambahkan, dirinya selama sisa waktu tiga minggu lebih mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi Pemilihan Naga Banjarmasin 2021.

"Saya ingin menambah pengetahuan dan wawasan tentang seni, budaya dan obyek wisata di Kalsel serta Banjarmasin khususnya. Juga menambah pengetahuan umum agar untuk mengantisipasi pertanyaan dewan juri," tegas Putri yang hobi menari dan menyanyi ini. (banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved