Breaking News:

Berita Kalteng

Pemerintah Kota Palangkaraya Bangun 3 Pos Pengawasan Arus Mudik

Pemko Palangkaraya tindaklanjuti larangan mudik lebaran dengan membangun pos pengawasan di Jalan Mahir Mahar, Jalan Cilik Riwut Km 38 dan Pahandut.

BANJARMASINPOST.CO.ID/FATURAHMAN
Fairid Naparin, Wali Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pemerintah Kota Palangkaraya membangun pos pengawasan jelang Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah.

Ada tiga titik lokasi pos pengawasan arus mudik yang dibangun di lokasi ramai kendaraan yang datang dari daraeh tetangga.

Informasi terhimpun, hingga Selasa (4/5/2021), jalur Palangkaraya menuju Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan Pahandut Seberang Palangkaraya menuju Kabupaten Gunungmas, juga arah Palangkaraya-Pulangpisau, kendaraan masih berjalan dengan lancar.

Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin, mengatakan,  sejumlah kesiapan tengah dilakukan untuk memonitor pelaksanaan edaran Larangan Mudik 2021.

Baca juga: VIDEO Vaksinasi di Palangkaraya Tengah Berlangsung, Operasi Yustisi Tetap Gencar

Baca juga: Tamu Menginap di Hotel Bintang dan Non Bintang di Kalteng Naik Selama Maret 2021

Beberapa titik di jalur perbatasan Kota Palangkaraya diterapkan penyekatan. “Kesiapan ini bekerja sama dengan pihak kepolisian selaku leading sektor pengawasan,” ujar Wali Kota.

Pos pengawasan tersebut akan ditempatkan di Jalan Mahir Mahar, Jalan Cilik Riwut Km 38 dan Pahandut Seberang.

"Pada pos-pos inilah yang digunakan untuk mengawasi kendaraan umum dan pribadi yang mudik, juga akan mengawasi ASN yang nekat mudik,” tambah Fairid.

Dia berharap adanya Larangan Mudik Lebaran 2021 tidak menjadi stigma negatif bagi masyarakat, karena semata-mata upaya memutus rantai Penyebaran Covid-19.

Baca juga: Petugas Operasi Yustisi di Palangkaraya Jaring 17 Warga Tak Pakai Masker

Baca juga: Wabah Corona Kalteng, Antisipasi Lonjakan Covid-19 Jelang Idul Fitri, Rapat Koordinasi Digelar

“Bersilahturahmi bisa dilakukan dengan telepon selular dengan jarak jauh menggunakan teknologi, tanpa harus bertatap muka,”ujarnya.

Pemerintah pusat mengeluarkan Larangan Mudik Lebaran 2021 mulai tanggal 6 hingga 17 Mei untuk mencegah lekadan kasus Covid-19.

Larangan ini tertuang dalam surat edaran (SE) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 13 tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idulfitri.

Pos penyekatan arus mudik lebaran dibangun di Perbatasan Kapuas kabupaten di Kalteng yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Barito Kuala, Kalsel.
ILUSTRASI - Pos penyekatan arus mudik lebaran telah dibangun di perbatasan Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah yang berbatasan dengan Kabupaten Barito Kuala (Batola) Kalimantan Selatan. (Foto Humas Polda Kalteng)

Bersamaan dengan itu, Fairid juga menegaskan, seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemko Palangkaraya tidak boleh melakukan mudik karena akan ada sanksi.

(Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved