Breaking News:

Berita Tapin

Pengurus Hingga Pengasuh Ponpes Muthiul Huda Hatungun Kabupaten Tapin Divaksin

Sebanyak 45 orang guru Pondok Pesantren Muthiul Huda di Kecamatan Hatungun sasaran vaksinasi Covid-19 oleh Dinkes Kabupaten Tapin, Kalsel.

BANJARMASINPOST.CO.ID/STA
Pimpinan Pondok Pesantren Muthiul Huda, Kyai Muhsin Al Azis saat menerima vaksin Covid-19 dari petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, Senin (3/5/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Proses vaksin hingga kini di Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan,  terus berlanjut.

Terbaru, sebanyak 45 orang guru Pondok Pesantren Muthiul Huda di Kecamatan Hatungun divaksin, Senin (3/5/2021).

Kepala puskes Hatungun, dr H Hendri, saat dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id , mengatakan, sasaran lanjutan vaksinasi yakni tenaga kesehatan, para pelayan publik, guru dan pegawai tingkat sekolah TK hingga SMA/SMK serta para guru di pondok-pondok pesantren.

"Total yang divaksin hari ada 45 orang, sehingga untuk tahap awal hingga saat ini sudah kurang lebih 250 yang mendapatkan vaksinasi," rincinya.

Baca juga: Sebanyak 170 Paket Sembako Ramadhan Disalurkan Bank Kalsel di Kabupaten Tapin

Baca juga: Penegasan Batas Daerah, Sekda Kabupaten HSS: Tinggal Perbatasan dengan Kabupaten Tapin

Ia mengatakan target keseluruhan vaksin yang akan diberikan di Kecamatan Hatungun, yakni 5.000 sampai 6.000 orang.

"Harapan adanya vaksin Covid-19 ini yakni untuk mengatasi penyebaran covid-19 dan membantu para pelayan publik untuk kembali beraktivitas kembali seperti biasa," ungkapnya.

Lebih lanjut dr. Hendri mengakui, proses vaksinasi ini memang ada kendala. Salah satunya adalah ada penolakan dari beberapa orang akibat berita-berita bohong.

Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren Muthiul Huda Hatungun, Kyai Muhsin Al Azis, mengatakan, dengan adanya program vaksin ini, pihaknya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemkab Tapin.

Baca juga: Nekad Membunuh Cucu Mantan Bupati Tapin, Pelaku Mengaku Terlilit Utang

Baca juga: Pembunuhan Gadis 17 Tahun di Kabupaten Tapin Terungkap, Pelaku Terpergok Mencuri

Karena menurutnya, vaksin ini merupakan usaha lahiriah untuk membantu para tenaga pengajar di Pondok Pesantren Muthiul Huda terbebas dari penyebaran Covid-19.

"Dengan adanya vaksin ini dan dari ridho Allah SWT, Covid-19 dapat lenyap," harapnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus Sene)

Penulis: Stanislaus Sene
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved