Breaking News:

Berita Banjar

Pimpin Rakor Operasi Ketupat Intan 202, Kapolres Sebut Warga Boleh Berlebaran dengan Syarat Ini

Kapolres Banjar, AKBP Andi Koko Prabowo dalam rakor Operasi Ketupat Intan 2021 memperkenankan warga berlebaran mengunjungi keluarga.

Daus untuk BPost
Polres Banjar gelar rapat koordinasi kesiapan Operasi Ketupat Intan dan larangan mudik di Aula Mapolres Banjar, Kalimantan Selatan, Selasa (4/5/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Dalam rangka kesiapan Operasi Ketupat Intan Kabupaten Banjar 2021 serta larangan mudik, Polres Banjar menggelar rapat koordinasi di Aula Mapolres Banjar, Kalimantan Selatan, Selasa (4/5/2021).

Kegiatan yang dipimpin Kapolres Banjar, AKBP Andi Koko Prabowo bersama Dandim 1006 Martapura, Letkol Inf Imam Muchtarom membahas terkait pengamanan jelang hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah serta larangan mudik di wilayah hukum Polda Kalimantan Selatan. 

"Untuk pengamanan tahun ini, Polres Banjar akan mendirikan Pos Ketupat Intan. Sementara untuk personilnya gabungan TNI, Polri, Dinas Perhubungan dan Satpol PP dan stake holdel lainnya," ungkap Andri. 

Terkait larangan mudik lebaran bagi warga, Andri menyebut, hal tersebut sesuai kebijakan Gubernur Kalimantan Selatan, yang mana tidak ada pembuatan penyekatan pos per pos. 

Baca juga: Pos Sekat Mudik di Tapin, Hanya Jenis Kendaraan Ini Yang Diperbolehkan Lewat

Baca juga: Izin Perjalanan Dinas Saat Pelarangan Mudik Pemprov Kalsel Diperketat

Baca juga: Larangan Mudik Diberlakukan, Bandara Syamsudin Noor Kehilangan Pendapatan Rp 400 Juta Sehari

"Warga dipersilahkan melakukan aktivitas berkunjung ke kerabat maupun sanak keluarga saat lebaran. Dan warga pun diperbolehkan dengan catatan mematuhi dan memiliki syarat ketentuan, diantaranya mengantongi Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) dan Surat Keterangan Sehat (SKS) dari instansi terkait," ujarnya. 

Sementara yang belum memilikinya, petugas gabungan akan mendata dan membuatkannya  di pos tersebut. Dan bila ada warga reaktif petugas gabungan akan melakukan tindakan isolasi dan balik arah.

Ditegaskan Kapolres, petugas tidak diperkenankan untuk memeriksa surat menyurat warga, kita humanis dan namun tegas. 

Senada dengan Dandim Martapura, Letkol Inf Imam Muchtarom, mendukung Operasi Ketupat Intan yang digelar oleh Kepolisian. 

"Semua pihak harus peduli dengan penyebaran ledakan kasus covid-19. untuk itu, dari Dinas Kesehatan telah menyiapkan tempat karantina di setiap pos yang akan diisi oleh personil pengamanan," sambung Imam. 

Baca juga: Dilarang Beroperasi Layani Angkutan Mudik, Sopir Angkutan Umum Tak Dapat Kompensasi

Selain itu, Imam juga mengatakan menjelang hari raya Idul Fitri disampaikan kepada masyarakat terkait keamanan rumah masing-masing, karena beberapa hari yang lalu terjadi dua kebakaran di kawasan perumahan penduduk. 

"Dalam hal ini, peran media ataupun wartawan sangat diperlukan untuk membantu mengekspos larangan mudik serta peran tokoh agama untuk membawa masyarakat melaksanakan salat Idul Fitri di lapangan terbuka," tutup Imam. (Banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis)

Penulis: Siti Bulkis
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved