Breaking News:

Berita Banjarmasin

VIDEO Pemilik Motor Berknalpot Bising Ditindak Sat Lantas Polresta Banjarmasin

Menindak lanjuti keluhan dan laporan masyarakat, Sat Lantas Polresta Banjarmasin mengambil tindakan tegas pada pemilik kendaraan roda dua yang dipasan

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- Menindak lanjuti keluhan dan laporan masyarakat, Sat Lantas Polresta Banjarmasin mengambil tindakan tegas pada pemilik kendaraan roda dua yang dipasangi knalpot bising atau knalpot brong.

Senin (3/5/2021) pagi, nampak sejumlah pemuda mendatangi Mapolresta Banjarmasin.

Masing-masing dari mereka membawa knalpot yang merupakan 'syarat' supaya bisa mengambil kembali motor yang disita.

Setelah sebelumnya, puluhan kendaraan roda dua yang dipasangi knalpot brong atau knalpot bising terjaring razia dari sejumlah titik saat petugas melakukan hunting, Sabtu (1/5/2021) malam.

Baca juga: Anggota Satlantas Polres HSS Razia 43 Knalpot Brong di Wilayah Kandangan

Baca juga: VIDEO Polres Balangan Sita 15 Unit Knalpot Brong, Imbau Pengendara Gunakan Spare Part Standar

Baca juga:  Terjaring Razia Knalpot Brong, 31 Pemilik Motor Bawa Knalpot Standar ke Polresta Banjarmasin

Baca juga: Penggunaan Knalpot Brong Sepeda Motor Marak di Sampit, Polisi Giatkan Patroli

"Ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat, yang pada malam hari ketika beribadah, tiba-tiba ada motor melintas dengan suara yang nyaring, jelas ini mengganggu," ucap Kasat Lantas Kompol Gustaf Adolf Mamuaya.

"Bekerja sama dengan sejumlah polsek, kami menjaring sekitar 31 unit motor yang dipasangi knalpot bising," ujar kasat.

Caranya adalah dengan mengadakan penyekatan di sejumlah titik yang kemudian dikumpulkan di Pos Polisi Jalan Sudirman.

Masih menurut Kasat Lantas, hal ini berbeda dengan razia balapan liar menimbang dari resiko yang bisa saja ditimbulkan baik pada si pengendara maupun pada anggota.

Bagi pemilik roda dua yang terjaring, untuk mendapatkan kembali motornya diharuskan mengganti knalpot brong dengan knalpot standar.

"Pemilik kami minta bawa knalpot standar ganti sendiri disini dan kita tukar dengan STNK baru supaya bisa dibawa pulang, kami juga bikinkan berita acara untuk dilakukan penyitaan Knalpot Brong," sambungnya.

Kegiatan ini, kata Kasat akan terus berlanjut, dengan harapan ke depan para pengendara sepeda motor dapat menggunakan knalpot yang sewajarnya atau knalpot standar.

Sementara itu, dari pantauan lapangan, salah satu pemuda bernama Regi, terpaksa mengganti knalpot brong dengan knalpot standar.

"Mau tak mau harus ganti, supaya motornya bisa kembali," ujar Regi sambil terus mengoprek bagian knalpot motornya.

Sebagai informasi, menggunakan knalpot brong atau bising , dalam amanat di pasal 18 ayat (1) Undang-Undang No 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia serta asa di pasal 285 ayat (1) Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas berupa pengenaan sanksi pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp. 250 ribu pengenaan tilang. (Banjarmasinpost.co.id /Noor Masrida)

Penulis: Noor Masrida
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved