Breaking News:

Berita Batola

Warga Batik Batola Curhat Warung Remang, Camat, Kapolsek dan Danramil Turun Lakukan Penertiban

Keluhan warga Batik Batola terkait aktivitas warung remang langsung ditindaklanjuti Camat, Kapolsek dan Danramil dengan melakukan penertiban

Amy untuk BPost
Anggota kepolisian ketika berpatroli di warung remang , Desa Batik, Kecamatan Bakumpai, Kabupaten Barito Kuala, Senin (3/5/2021) malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Warga Desa Batik, Kecamatan Bakumpai, Kabupaten Barito Kuala keluhkan  keberadaab warung remang-remang yang tetap beroperasi di bulan suci Ramadhan. 

Hal ini diungkapkan Aryanto melalui sebuah group WA, Senin (3/5/2021) malam.

Ia menuliskan bahwa adanya kegiatan karaoke hingga diduga terjadi aksi mabuk-mabukan di lokasi tersebut. 

Padahal situasi saat ini masih pada bulan suci Ramadhan, dimana para umat muslim berlomba-lomba beribadah untuk menuai pahala. 

Baca juga: Bawa Sajam, Pengunjung Warung Remang-remang Asal Tala Diamankan Satsabhara Polres Banjarbaru

Baca juga: Polisi Amankan Pengunjung dan Pemilik Warung Remang Palangkaraya

"Kami sebagai warga masyarakat desa batik malu dengan perilaku orang yang membuat tempat hiburan dan tempat orang mabok-mabokan di desa batik, mau dijadikan apa desa ini," tulisnya. 

Menanggapi hal ini, Camat Bakumpai Karta Yudi menyampaikan, pihaknya mengucapkan terimakasih atas laporan masyarakat adanya dugaan warung remang-remang yang buka pada malam hingga bulan puasa. 

Bersama Kapolsek Bakumpai dan Danramil serta jajaran, pihaknya langsung mendatangi TKP untuk menutup dan menyita sejumlah barang-barang pemilik usaha. 

"Kita akan terus pantau dan razia kawasan ini secara berkala guna memastikan tidak ada lagi operasi yang meresahkan masyarakat," ucap Yudi, Selasa (4/3/2021). 

Diungkapkan Kapolres Batola, AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif melalui Kapolsek Bakumpai, Iptu Zulkifli, dari pengamatan mereka, memang sebelumnya kawasan tersebut buka warung-warung biasa, terus berkembang dan ramai hingga meresahkan masyarakat setempat. 

"Dari giat malam tadi, kita juga menyita beberapa barang yang digunakan sebagai alat hiburan mereka di sana, seperti stik bilyard," beber Zulkifli. 

Ia pun menambahkan, penyitaan ini dilakukan karena termasuk tidak menghiraukan himbauan gubernur terkait berlangsungnya bulan suci Ramadhan.

Baca juga: Pesta Miras di Warung Remang Palangkaraya, 6 Pria dan 1 Wanita Diamankan Polisi

Zulkifli juga memastikan, kawasan ini akan terus dipantau Karena ditakutkan kembali beroperasi. Pihaknya juga mengharapkan kerjasama masyarakat untuk sama-sama menjaga dan menyampaikan informasi terkait keamanan warga. 

"Informasi masyarakat ini penting, kita bisa langsung bergerak. Di beberapa kesempatan kami patroli memang ada semacam hiburan di tempat itu, namun tidak menemukan mereka yang hingga mabuk," pungkas Zulkifli. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri)

Penulis: Muhammad Tabri
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved