Breaking News:

Berita Banjarbaru

Awasi Aktivitas Mudik, Banjarbaru Tempatkan 3 Pos Layanan dengan 275 Personel Gabungan

Di Banjarbaru disiapkan 3 pos pelayanan yang dilengkapi 275 orang personil gabungan yang akan memantau aktivitas mudik di kota ini.

Penulis: Khairil Rahim | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/aprianto
Kapolres Banjarbaru AKBP Doni Hadi Santoso. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU -  Pemerintah resmi melarang aktivitas mudik terkait dengan lebaran Idul Fitri 2021, mulai 6 hingga 17 Mei 2021 sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 secara masif.

Terkait aktivitas mudik, di Banjarbaru disiapkan 3 pos pelayanan yang dilengkapi 275 orang personil gabungan.

Kapolres kota Banjarbaru AKBP Doni Hadi Santoso mengatakan, untuk kota Banjarbaru ada 3 pos pelayanan yang dilengkapi personil gabungan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Polres Banjarbaru menyiapkan 275 personil gabungan di tiga pos pelayanan ini.  Namun ada pula yang stanby untuk mengantisipasi apabila terjadi kerumunan di beberapa objek wisata ataupun pusat-pusat perbelanjaan di kota ini.

Baca juga: Larangan Mudik Lebaran 2021, Angkutan Umum ke Banjarbaru Masih Dibolehkan

Baca juga: Peniadaan Mudik Dimulai Besok, Terminal Km 6 Banjarmasin Tetap Beroperasi

Baca juga: Dukung Pembatasan Arus Mudik Lebaran, Pemko Banjarmasin Perketat PPKM Mikro

Doni menambahkan walaupun kota Banjarbaru masuk dalam kategori aglimerasi bersama lima kabupaten kota lainnya, namun masyarakat tetap menyiapkan kelengkapan surat dan identitas diri ketika melintas di kota Banjarbaru.

“Banjarbaru bersama kota Banjarmasin, Batola, Banjar dan Tanah Laut memang masuk dalam daerah aglomerasi," ujar dia.

Itu artinya boleh melakukan mudik lokal di lima daerah ini. Namun tetap penting dan utama adalah protokol kesehatan harus wajib dilakukan.

"Contohnya memakai masker dan menjaga jarak dalam kendaraan atau menghindari kerumunan. Kita di Banjarbaru memang tidak diwajibkan menunjukkan surat keterangan swab atau PCR dan semacam itulah," jelas dia.

Namun penerapan protokol kesehatan COVID-19 ketika di luar rumah dalam lima daerah aglomerasi itu penting dilakukan.

"Kita perketat nanti namun lebih jelasnya kita akan menunggu instruksi pemerintah saja," kata Ovie sapaannya.

Baca juga: Korlantas Siapkan 381 Titik Pos Penyekatan, Nekat Mudik Akibatnya Putar Balik atau Denda

Ovie juga ingin memastikan, Banjarbaru akan mengikuti arahan Kapolri dalam menghadapi libur idul fitri tahun ini.

“Seperti yang telah diamanatkan Kapolri bahwa, kita akan terus mengimbau kepada mayarakat untuk tidak menciptakan kerumunan, serta mengawasi objek-objek wisata dan pusat perbelanjaan agar selalu menerapkan protokol kesehatan COVID-19, seperti mengingatkan kapasitas pengunjung yang boleh ada dan lainnya,” jelas dia.(Banjarmasin post.co.id/Khairil Rahim)
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved